RADARINDONESIANEWS .COM, JAKARTA – BEKASI — Kegiatan Pesantren Kilat Ramadan yang diselenggarakan oleh santri Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PMUQI) Konsulat Bekasi, Elhabsyi, resmi ditutup pada Kamis (12/3/2026) di SDN Jatirangga 3,
Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut berjalan lancar dan mendapat sambutan antusias dari para peserta, khususnya siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6. Acara penutupan secara resmi dibuka oleh Kepala SDN Jatirangga 3, Bina Hartono, S.Pd.SD.
Dalam sambutannya, Bina Hartono menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan santri yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan pesantren kilat menjadi sarana penting dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini kepada para siswa.
“Alhamdulillah kegiatan pesantren kilat ini dapat berjalan dengan lancar. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dari Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami atas dedikasi serta kerja sama yang sangat baik dalam menyelenggarakan kegiatan yang bermanfaat ini,” ujarnya.
Acara penutupan juga dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri oleh siswa, dewan guru, serta sejumlah tamu undangan dari unsur pendidikan di Kecamatan Jatisampurna. Di antaranya Koordinator Wilayah UPP Kecamatan Jatisampurna, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Jatisampurna, serta Pengawas Sekolah Dasar di wilayah tersebut.
Rangkaian kegiatan penutupan berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 17.00 WIB. Dalam kesempatan itu, panitia juga mengumumkan para pemenang lomba mewarnai dan kaligrafi yang sebelumnya digelar selama kegiatan pesantren kilat berlangsung.
Sementara itu, salah satu tamu undangan, Siti Masyitah, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia bahkan berharap kegiatan serupa dapat diperluas ke sekolah-sekolah lain di Kecamatan Jatisampurna.
“Jujur, kegiatan ini membuat kami para guru dari sekolah lain merasa iri dalam arti positif. Mengapa kegiatan pesantren kilat seperti ini hanya ada di sekolah ini? Kami berharap ke depannya kakak-kakak dari PMUQI dapat mengisi kegiatan serupa di kurang lebih 17 sekolah yang ada di Kecamatan Jatisampurna,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, para penyelenggara berharap nilai-nilai keislaman yang telah diajarkan selama pesantren kilat dapat terus dipraktikkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk menghadirkan kegiatan serupa pada masa mendatang.[]









Comment