by

Abdullah Saleh : Aceh Akan Terbelah Jadi Kubu Jokowi dan Kubu Prabowo

Gubernur Aceh. Dok/radarindonesianews.com
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Ketua komisi 1 DPR Aceh, Abdullah Saleh, menyatakan Aceh akan terbelah
secara politis, hal itu disebabkan  sejak adanya momen Pilkada hingga
saat ini, kekuatan politik yang ada di Aceh, belum menunjukkan tanda –
tanda akan meleburkan diri menjadi satu kekuatan politik yang utuh demi
kepentingan Aceh.

” Kalau kita ikuti perkembangan politik Aceh hari ini, sudah hampir
dapat dipastikan kedepan Aceh akan terbelah, sebab belum ada tanda-
tanda kekuatan politik di Aceh melebur menjadi satu kekuatan politik
Aceh, ” Demikian pernyataan Abdullah Saleh sebagaimana dikutip Reportase
Global. Com dari postingannya di laman Grup Facebook Abdullah Saleh
Forum, Rabu (3/5).

Menurut Abdullah Saleh, saat ini dunia perpolitikan di Aceh telah
berubah dan bergeser dari dominasi kekuatan politik yang melatarinya
selama ini.

Dalam postingan di medsos itu dia menuturkan, kekuatan politik Aceh yang
sebelumnya dikuasai partai lokal, saat ini telah didominasi oleh
kekuatan politik nasional.

” Partai – partai yang berada pada kekuatan politik A di Aceh, akan
menjadi partai koalisi mendukung Jokowi, sedangkan parpol di kekuatan
politik B akan berkoalisi menjadi kekuatan  mendukung Prabowo di pilpres
2019 yang akan dihelat bersamaan pemilu legislatif,” kata Abdullah
saleh pada postingan facebooknya tertanggal 1 mei 2017 itu.

Selanjutnya dia mengatakan, bahwa kondisi tersebut akan menjadi kendala untuk Aceh bersatu.

” Kondisi Eksternal dan Internal ini akan menjadi kendala untuk kita
bersatu,” paparnya pada laman yang diakhiri dengan petikan semboyan ‘
Acehku sayang Acehku malang’ tersebut.

Pada laman itu, Abdullah Saleh juga memposting sebuah foto berisi momen
pengibaran bendera Aceh Bintang Bulan beberapa waktu lalu oleh sejumlah
aktivis. (RG 1)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − nine =

Rekomendasi Berita