by

Akibat Hoax Penculikan Anak, Apes Pemuda Tak Dikenal Ini Diamankan Warga

RADARINDONESIANEWS.COM, BEKASI – Marak beredarnya hoax tentang isu penculikan anak yang dijual organ tubuhnya di media sosial (medsos) membuat sebagian masyarakat merasa khawatir bahwa berita tersebut benar adanya. Tak jarang di antara masyarakat, khususnya para orangtua, ada yang bersikap ekstra ketat dan waspada terhadap anak-anaknya ketika sedang melakukan aktifitas di luar rumah, meskipun isu tersebut diyakini sebagai kabar hoax.
Akibat dari isu hoax tersebut, nasib apes harus dialami pemuda tak dikenal ini. Gelagatnya yang mencurigakan siang itu, Jum’at (26/10/18) seusai sholat Jum’at di Masjid Nurul Hikmah, harus berurusan dengan warga dan jamaah mesjid yang berlokasi di Jl. Masjid Nurul Hikmah Almursyidiyah, RT 003/07, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi. “Ya, tadi sepertinya ingin pegang tangan anak kecil di sini. Tapi kami tak kenal ini orang mana. Tapi pernah lihat orang ini ada di Pekayon,” kata salah seorang warga.
Gerak gerik tersangka oleh warga yang melihatnya saat itu, diyakini sebagai pelaku penculikan anak yang belakangan ini tengah ramai di medsos. Namun sebagian warga lain menduga tersangka akan melakukan aksi pencurian bermotor (curanmor). Sontak saja, area sekitar Mesjid Nurul Hikmah dipenuhi warga. Beruntung saat mengamankan tersangka, warga tidak melakukan aksi main hakim sendiri dan menyerahkannya kepada pihak penegak hukum.
Mendapat laporan melalui MBN tentang kejadian tersebut, Kapolsek Pondok Gede Kompol Suwari, SH dengan cepat segera mengirimkan anggota ke lokasi kejadian guna mengamankan tersangka. “Ada tersangka diamankan warga, sudah ramai. Diduga mau menculik atau curanmor,” kata Kompol Suwari menginstruksikan kepada anggota Polsek Pondok Gede.
Selang beberapa saat, anggota tiba di lokasi bersama Bhabinkamtibmas Jatimakmur Bripka Soleh Yulianto untuk segera mengamankan tersangka ke Mapolsek guna proses lebih lanjut.[bn]

Comment

Rekomendasi Berita