by

Akibatkan Pasien Meninggal, Keluarga Keluhkan Layanan Puskesmas Kelapa

RADARINDONESIANEWS.COM, BANGKA BARAT – Masyarakat keluhkan pelayanan kesehatan Puskesmas Kelapa, Bangka Barat. Dengan beredarnya postingan di Medsos yang menyatakan bahwa meninggalnya keluarga mereka akibat pelayanan yang kurang optimal.

“Dear puskesmas kelapa, teruntuk para dokter, perawat serta staf-staf yang bertugas pada saat adik saya di rawat pada (senin malam pukul 8/9 malam kemudian mengalami kejang-kejang/step hingga meninggal di puskesmas Kelapa yang meninggal pada pukul 9 pagi hari Selasa)” begitulah postingan akun Kiti Hyuga.
Akun Facebook dari ‘Wanda Juanda’ juga memosting yang berbunyi “inilah.. kondisi ponakan kami yang dirawat di puskesmas kelapa…lalu kami minta agar di rujuk ke RS. Namum pihak puskesmas bilang semua ruangan RS..di Bangka..penuh, sampai akhirnya meninggal dunia di puskes…. Inilah potret pelayanan kesehatan di Bangka” tulisnya di laman medsos dengan foto keponakannya yang terbaring.

Awak media, Jum’at 11/5/2018 saat mencoba konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Kelapa via telepon ia mengatakan bahwa dirinya sudah di Mutasi dan mengarahkan untuk konfirmasi ke bagian Tata Usaha (T.U) puskesmas Kelapa.

“Maaf mas saya sudah di Mutasi per 4 April, untuk puskesmas Kelapa Sekarang hubungi kasubbag T.U aja” ungkapnya.

Kasubag TU Puskesmas Kecamatan Kelapa, ketika dihubungi wartawan  mengatakan belum bisa memberikan kejelasan terhadap permasalahan tersebut, karena arahan dari dinas kesehatan untuk tidak membeberkan dulu dan akan ada konferensi pers siang ini.

“Permasalahan itu siang nanti, kami lagi konfirmasi ke pihak dinas, untuk tidak dijelaskan dulu nanti akan ada konferensi pers, karena kami dibawah dia jadi kami minta maaf untuk tidak bisa memberikan kejelasan permasalahan ini” tuturnya saat dihubungi via handphone.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat,  drg.Ahmad Syaifudin mengatakan bahwa dirinya belum mempelajari kasus tersebut dengan alasan sedang dinas luar.

“Saya belum pelajari kasusnya, saya secara resmi belum membaca itu. saya belum tahu secara resmi, karena kemarin saya dinas luar” ungkapnya.

Lanjut ketika ditanya terkait konferensi pers yang disebut pihak puskesmas kelapa, Kepala Dinas Kesehatan tidak mengetahui hal tersebut “saya tidak tau, saya tidak tau” ujar Ahmad. (Alif) 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × three =

Rekomendasi Berita