by

Angesti Widadi: Brunei Kecam LGBT, Penganut HAM Berontak, Bukti Kehancuran Dunia

Angesti Widadi
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Brunei sempat menuai berita heboh di seluruh dunia dan menjadi sorotan PBB. Pasalnya, Sultan Hassanah Bolkiah baru saja menerapkan aturan resmi untuk merajam segala bentuk perilaku LGBT. Kerajaan Brunei Darussalam memberlakukan hukum syariah,hukum Allah dan akan menghukum mati pelaku homoseksual. Saya ingin melihat ajaran Islam di negara ini bertumbuh semakin kuat,” kata Sultan Hassanal Bolkiah sebagaimana dikutip kantor berita AFP ( BBC news, 03/04/2019). 
Bagai cacing kepanasan, pelaku LGBT dan pengusung HAM mulai kepanasan dan memberontak. Demo pun kerap dilakukan di depan Hotel mewah milik Brunei Darussalam di Inggris. Bahkan kaum intelektual barat, mahasiswa dari seluruh universitas turut serta dalam demo di depan hotel mewah milik Brunei Darussalam di Inggris. ( Sindonews,07/04/2019). 
Penganut sistem Demokrasi-Liberalis memandang Islam merupakan sebuah ajaran yang memberlakukan hukuman kekerasan, anarkis, dan tidak manusiawi. Mereka memandang ajaran Islam sebagai suatu hal yang kuno, tidak gaul, dan tidak memikirkan Hak Asasi Manusia. Padahal, Islam jauh lebih sempurna dibanding aturan yang dibuat oleh manusia. Wajar saja jika penganut HAM dan pelaku LGBT, memberontak aturan dari Sultan Hassanal Bolkiah karena mereka ingin kepuasan atas nafsu mereka tidak dilarang oleh siapapun. Penganut demokrasi-liberal hanya ingin dunia tunduk atas nafsu mereka. Tidak boleh ada satu orangpun yang menyalahi aturan mereka. Ini merupakan bukti atas kehancuran dunia. Ketika mereka tidak mau menerapkan hukum Islam, maka kehancuranlah yang akan didapat. 
Bayangkan saja jika perbuatan kaum nabi Luth yang sudah diazab dan dibinasakan dengan hina oleh Allah, terulang kembali pada jaman sekarang? Bukankah sama saja dengan mengundang murka Allah? 
Keputusan Brunei Darussalam sudah tepat untuk menerapkan hukum dan ajaran dari Allah Sang Maha Pengatur Seluruh Alam, yakni Islam. Tetapi, tidak bisa diterapkan di seluruh dunia karena tidak membentuk kekuatan negara adidaya untuk mengalahkan musuh. Islam butuh wadah untuk diterapkan secara sempurna dan menjadi negara yang kuat sehingga tidak gampang ditipu dan dikalahkan oleh musuh. Wadah itu ada dalam bingkai Khilafah, sebuah sistem yang akan menerapkan ajaran Islam secara sempurna. Adakah hukum yang lebih baik daripada Sang Pencipta Semesta Alam? 
” Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik [49]. Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan hukum siapakah yang lebih baik daripada hukum Allah bagi orang-orang yang yakin? [50]” (Q.S.Al-Maidah:49-50). 
Penulis  adalah guru di SDIT MUTIARA HATI GRIYA ASRI 2 Tambun Utara Bekasi

Comment

Rekomendasi Berita