by

Anggap Dirinya Besar Qorun Dan Firaun Akhirnya Ditelan Laut Dan Bumi

ilustrasi/tandapagar.com
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Manusia yang lahir dari sebuah sperma dengan ukruan kecil itu tiba-tiba saja menjadi congkak dan angkuh dan melawan ketetapan Sang Pencipta. Lahir tak berdaya dan tidak bisa berkata-kata. Namun ketika manusia itu tumbuh dewasa dihiasai dengan jabatan dan harta, mulailah dia menyombongkan dirinya.
Firaun, sebagai contoh yang tidak dilupakan dalam sejarah peradaban manusia, telah begitu nyata. Dia mengira bahwa harta melimpah dapat mempertahankan dirinya. Firaun begitu sombong untuk mengaku dirinya lebih dari Sang Mahapencipta dengan mengatakan,” Inni wa robbukumul a’la” yang berarti, sesunguhnya aku lebih tinggi daripada Tuhanmu (Allah SWT, red).
Firaun mengira sebagai raja, tidak ada lagi yang lebih berkuasa atas dirinya. Dialah yang maha tinggi mengalahkan yang Mahapencipta sekalipun. Tahukah anda kesudahan Firaun? Dia dan bala tentaranya ditelan laut dan para pengikutnya langsung hilang. 
Satu lagi si manusia sombong yang pernah ada dan menjadi sejarah peradaban manusia. Dialah Qorun, yang menganggap kekayaannya bisa menyelamatkan hidupnya. Qorun semena semena terhadap mereka yang tidak berpunya. Dengan harta yang dimilikinya, Qorun coba mengendalikan banyak orang demi kepentingannya.
Dengan kapital yang sangat besar, Qorun ingin semua orang tunduk di bawah perintahnya. Namun kesombogannya telah membuat banyak manusia murka dan mengharap kehancurannya.
Benar dan Qorun pun akhirnya tewas dengan seluruh hartanya bersamaan dengan bumi yang menelan tubuhnya. Bisakah kita mengambil pelajaran?[GF]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × one =

Rekomendasi Berita