by

Angkatan Udara Turki Targetkan Kurdi Setelah Bom Ankara

RADARINDONESIANEWS.COM, ANKARA – Setelah serangan
bom guncang Ankara pada Ahad (13/3), Angkatan Udara Turki segera
menargetkan Kurdi di Irak utara.


Anadolu Agency mengatakan, sembilan jet F-16 dan dua F-4 jet
pada Senin (14/3) menyerang 18 posisi Partai Pekerja Kurdistan (PKK),
termasuk basis kelompok di pegunungan Qandil.


Sasaran serangan udara Turki melanda sejumlah depot amunisi, bunker dan tempat penampungan.


Militer Turki mengatakan target terkena “dengan tepat” dan juru bicara PKK mengkonfirmasi terjadinya serangan. Demikian Al Jazeera memberitakan.


Polisi juga melakukan penggerebekan di kota selatan Adana, menahan terduga anggota PKK.


Kantor berita swasta Dogan mengatakan, sedikitnya 36 tersangka dibawa ke tahanan. Anadolu Agency melaporkan, 15 tersangka pejuang Kurdi juga ditahan di Istanbul.


Para pejabat keamanan mengatakan kepada kantor berita Reuters,
seorang anggota pejuang perempuan PKK adalah salah satu dari dua yang
diduga pelaku. Pelaku bom kedua adalah pria warga negara Turki.


Namun, belum ada klaim tanggung jawab atas pengeboman itu. Serangan Ahad itu adalah ledakan bom terkuat kedua dalam tiga minggu. 
Ledakan di area beberapa ratus meter dari Kementerian Dalam Negeri, sebuah pengadilan tinggi dan bekas kantor perdana menteri.


“Serangan-serangan ini, yang mengancam integritas, persatuan dan
solidaritas bangsa kita, tidak melemahkan tekad kita dalam memerangi
terorisme, tetapi meningkatkan tekad kami,” kata Presiden Recep Tayyep
Erdogan dalam sebuah pernyataan. (MINA)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 4 =

Rekomendasi Berita