by

APKLI Tak Bosan Desak Jokowi-JK Segera Mengundurkan Diri

Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang Kaki Lima
Indonesia (APKLI) Ali Mahsun, M. Biomed
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Per 1 Desember 2015 kemarin, Sigit Priadi
resmi mengundurkan diri sebagai Dirjen Pajak, dengan alasan merasa tidak
mampu memimpin sehingga target pendapatan pajak tidak terpenuhi.
Keputusan Sigit itu bisa dicontoh siapa saja, tak terkecuali Presiden
dan Wapres RI sekalipun, jika tak mampu mengemban amanah rakyat, bangsa
dan negara.
 
Demikian dikatakan Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang Kaki Lima
Indonesia (APKLI) Ali Mahsun, M. Biomed dalam rillis yang diterima
Beritabuana.co, Jumat (5/12/2015) menyikapi keputusan yang diambil
Dirjen Pajak Sigit Priadi yang melepaskan jabatannya karea merasa tidak
mampu.


“Demi dan untuk Indonesia, Sigit Priadi memilih mundur daripada
membebani bangsa dan negara RI. Itu sebuah sikap gentelmen, kstaria,
arif dan bijaksana, dan preseden tauladan bagi para pejabat lain di
Indonesia,” katanya.


Kasat mata, APKLI melihat dan merasakan bahwa Jokowi-JK tidak mampu
memimpin Indonesia. Bahkan tata kehidupan bermasyatakat, berbangsa dan
bernegara semakin terpuruk sejak Jokowi-JK memegang tampuk kepemimpinan
nasional sebagai Presiden dan Wapres RI sejak 20 Oktober 2014.


“Gaduh politik nasional silih berganti tak pernah kunjung usai.
Bahkan Mega Skandal Freeportgate sebutkan Presiden RI, Wapres RI, Ketua
DPR RI yang harus segera dibuktikan kebenaran. Lebih dari itu, mega
skandal Freeportgate kasat mata telah melecehkan harga diri, hatkat
martabat dan kedaulatan bangsa Indonesia,” tegasnya.


Disi lain, sambung Mahsun ekonomi Indonesia makin terpuruk, akibatnya
daya beli rakyat makin menurun, omset PKL dan UMKM anjlok, harga-harga
pangan dan energi melambung sehingga rakyat dan bangsa Indonesia semakin
miskin dan sengsara. Juga terjadi darurat hukum, darurat narkoba,
bahkan Indonesia semakin tidak aman dan tidak nyaman.


“Jadi, Jokowi-JK lebih arif dan bijaksana segera mencontoh Sigit
Priadi, segera mengundurkan sebagai Presiden dan Wapres RI daripada
menjadi beban Indonesia, dan akibatkan Indonesia semakin terpuruk. Dan
untuk kesekian kalinya, APKLI mendesak Jokowi-JK segera mengundurkan
diri sebagai Presiden dan Wapres RI,” ujar Ketua Umum Presidium Sekber
Indonesia Berdaulat ini.


Menurut Mahsun jika Jokowi-JK seorang negarawan tentunya tak perlu
menunggu SI MPR RI untuk menurunkan mereka dari kursi Presiden dan
Wapres RI. Karenanya Jokowi-JK lebih cepat mengundurkan diri dengan
legowo sebagai Presiden dan Wapres RI adalah jauh lebih arif, bijak,
terhormat dan kstaria.


“Indonesia dan dunia akan mencatat Jokowi-JK dengan tinta khusus
dalam sejarah peradaban manusia jika hal tersebut dilakukan demi dan
untuk Indonesia,” pungkas Ketua Umum Bakornas LKMI PBHMI 1995 – 1998.
(Kds/bb)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen − 11 =

Rekomendasi Berita