by

Arifuddin: Kita Belum Bisa Lakukan Pembinaan Secara Khusus

Ketua RW 010, H. Kurniawan saat memberikan arahan terhadap warganya yang terlibat tawuran.[Gofur/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Tawuran dan tindak kejahatan semakin meresahkan warga DKI termasuk masyarakat di Kelurahan Pela Mampang. Indikasi ini didasari temuan beberapa senjata tajam di RW10beberapa waktu lalu saat PPSU melakukan pembersihan got dan ditemukan senjata tajam berupa celurit dll. Diungkapkan Arifuddin, Kamis (16/6).
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak Kelurahan langsung menggelar rakor dengan instansi terkait seperti Kecamatan, Polsek, Koramil, FKDM dan ormas PP, Senin.

Lurah Pela Mampang dalam rakor itu mengatakan bahwa tujuan pertemuan adalah melakukan kordinasi dalam rangka menangani permasalahan sosial dan keamanan khususnya di Kelurahan Pela Mampang. Wilayah rawan tawuran di Pela Mampang antara lain jalan Bangka IX, XI, II, XII dan Bangka VII.
Menjawab pertanyaan tentang pembinaan khusus terhadap anak-anak yang kerap tawuran, Arifuddin menjawab bahwa pembinaan secara khusus belum ada namun sebagai aparatur pemerintah di tingkat Kelurahan, Ariffudin terus melakukan langkah-langkah pencegahan dan persuasif dengan mengajak Ketua RW dan RT untuk mengaktifkan jam belajar malam.

Diakui Arifuddin, dirinya bersama satpol PP terus melakukan kontrol dan pengawasan lingkungan khususnya di wilayah rawan yang sering terjadi kerumunan. Selain itu, bersama instansi terkait lainnya, akan dilakukan razia petasan yang selama ini dianggap sebagai pemicu terjadinya tawuran warga,[GF]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 3 =

Rekomendasi Berita