by

Lius Sungkharisma Pertanyakan Keputusan KPK

Lieus Sungkharisma.[Nicholas/radarindonesianews.com]

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Selepas buka puasa bersama yang digelasr Ketua DPR RI yang sekaligus sebagai Ketua DPP SOKSI, Ade Komarudin,di kawasan Rumah Dinas DPR RI, Jl.Widya
Chandra III/10. Jakarta Kamis (16/16), tokoh Masyarakat Tionghoa, Lieus Sungkharisma mengatakan, kenapa KPK bilang begitu, mana boleh dia bilang begitu.”Ga ada
pidananya bagaimana? Kan BPK sudah buat audit investigasi, masa KPKk
bandingnya sama LSM-LSM.?” .

“Ini ga sejajar dong,
padahal kan KPK bilang sama LSM ini kalau ini ga ada? Mana boleh
itu,”ujar Lius yang sebelumnya merasa yakin jika indikasinya Gubernur
DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terlibat dalam kasus pengadaan
lahan SumberWaras. 
Sebelumnya
pada beberapa waktu yang lalu menurut pantauan pewarta, nampak beberapa
tokoh politik hadir dan berdatangan ke acara bukber yang diadakan oleh
ketua DPR RI, Ade Komarudin ini. Seperti Aburizal Bakrie (Ical), Setya
Novanto Ketum Golkar, mantan Presiden RI ke 3 B.J Habibie juga turut
hadir malam itu.
Lius sosok aktivis yang mantan
bendahara KNPI itupun berpandangan kalau KPK itu secara
struktur di bawah,  karena lahir berdasarkan Undang-undang. “karena ini kan
UU dasar,sedang BPK sendiri negara membentuk Badan Pemeriksa Keuangan
Negara. Dan itu hasilnya sudah final, buktinya sudah konkrit. Tapi bukan
191 Milyar, atau 171 Milyar. Namun 800 milyar,”bebernya lagi
memastikan.
Soalnya, menurut Lius karena yang
dibeli ini ‘bersengketa’ dan sekarang digugat dan Pemda DkI sebagai
pemilik.”Dimana tanah ini milik Si Ming Hui atau yang sekarang dikenal
dengan nama Yayasan Candra Naya,”imbuhnya lebih lanjut lagi.
Bahkan
menurutnya, semua pasti paham ini, namun cukup disayangkan Setya
Novanto ‘SN’ yang terlalu terburu-buru menurutnya, “dimana Munaslub di
Bali menyatakan untuk hal-hal yang strategis, yang pencalonan Gubernur
DKI ini strategis dimana DPP bersama-sama dengan dewan Pembina,”ujarnya
lagi.
“Terlalu terburu-buru, dimana DPP belum
lengkap sudah menyatakan ‘dukung ahok’ lagi. Baru juga munaslub, dan
terpilih munaslub sudah menyatakan dukung Ahok.,”pungkasnya sembari
menyesali dan khawatir.[Nicolas]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten − 10 =

Rekomendasi Berita