by

Bank Indonesia (BI) Siap Gelar Festival Kopi Papua Pertama di Jayapura

Stand Festival Kopi Papua ( Foto : Christian Degei/radarindonesianews.com)
RADARINDONESIANEWS.COM, Jayapura—Ketua Perwakilan Bank Indonesia (BI) di Papua, Joko Supratiko mengatakan kami siap akan menggelar festival Kopi Papua pertama di Jayapura agar dengan Festival ini memotifasi masyarakat untuk meningkatkan semangat dalam mengelola dan meningkatkan tingkat kesejateraan masyarakat Papua via usaha kopinya ditengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan festival kopi pertama di Papua dan pada saat kegiatan sedang berlantas kelak berupaya akan menghadirkan usaha kopi perwakilan dari pelbagai daerah di Papua yakni kopi dari Wamena, Serui, Moanemani dan Pegunungan Bintang tetapi tidak hanya petani kopi saja tetapi juga ingin diundang Cofenya sehingga kami akan mengahadirkan atau mengundang pelbagai Cofe yang ada di Jayapura sebab mereka (pedagang kopi) atau penghasil jasa cofenya. Karena kebutuhan kopi sangat ditentukan oleh Cofenya. Oleh karena itu, harus kembangkan tujuan dari festival ini dengan harus mengedepankan. Karena itu, merupakan proses peningkatan pertumbuhan ekonomi di Papua dan juga penghasilan atau pendapatan ekonomi bagi masyarakat Papua,”katanya kepada wartawan saat ditemui di kantornya.
Festival Kopi Papua ini baru pertama kali diadakan oleh Bank Indonesia bekerjsa sama dengan pemerintah daerah dengan sebuah tema dalam Festival ini dengan “Kopi Papua Kitorang Pu Andalan” dengan demikian terus berupaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Papua dan juga menambah pendapatan ekonomi bagi masyarakat petani di daerahnya.
“Lebih dari 70% masyarakat Papua hidup dari hasil pertanian atau perkebunan sehingga salah satu yang ingin kita dorong agar masyarakat sejahtera adalah melalui perkebunan yaitu kopi karena kopi ini kan permintaannya cukup tinggi yakni permintaan dunia maupun skala nasional yang salah satunya dipenuhi oleh Papua namun belum dipenuhi secara keseluruhan sehingga kita harus dorong bersama,”jelasnya.
Dirinya mengharapkan, festival kopi ini hanya sebagai pencetus dan kelak pengembangnya akan secara keseluruhan, bukan hanya di Indonesia tetapi bekerja sama dnegan pemerintah provinsi dan juga sinergisitasnya dengan sector lain seperti sector swasta, perbangkan untuk kembangkan bersama-sama kopi Papua. 
“ Ini bukan kegiatan komersial tetapi ini murni bagaimana cara kita mengembangkan kopi Papua dan menambah kesadaran bagi masyarakat Papua agar manpu mengelola untuk meningkatkan kesejateraan masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu, jangan mengharapkan hanya kepada pertambangan atau pemerintah tetapi harus mengelola agar supaya kedepan bisa mandiri sejahtera,”tuturnya.
Dalam kegiatan Festival Kopi Papua ini panitia telah mempersiapkan 25 stand dan akan diisi 10 daerah produksi kopi kelak akan ditambah pula dengan café-cofe yang ada di kota Jayapura sekitar 10 cofe dan disamping itu juga kelak akan sajikan makanan khas Papua seperti sagu, keladi dan lainnya.[Chris]

Comment

Rekomendasi Berita