Bassis Grassrock, Zondy Kaunang Rilis Album Solo Instrumental

Berita1413 Views
Zondy
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA- Bassis Grassrock, Zondy Kaunang merilis album solo berjudul “Cosmic”. Lagu ini merupakan album pertamanya yang bernuansa musik rock dan elektronik. 
Pengalamannya sebagai bassis Grassrock, ITZ (Ikmal, Taraz dan Zondy) dan Blackout ini menjadi modal untuk merilis album instrumental pertamanya. Album ini dirilis di toko musik digital seperti iTunes, Deezer, Apple Music dan Spotify. 
“Album Cosmic ini adalah album instrumental solo bass saya. Dengan nuansa musik yang sedikit berbeda dari kebanyakan musik instrumental bass. Ide awal album ini adalah intinya ingin mengabadikan karya musik sendiri, dan ingin bereksperimen dengan permainan bass saya, dengan sound-sound bass yang unik dan tidak lazim,” kata Zondy di Jakarta, Senin (28/12/2018).
Selama hampir satu tahun, proses pengerjaan album ini dilakukan sendiri oleh keponakan bassis rock legendaris Arthur Kaunang ini. Proses pengerjaan yang cukup lama dikarenakan kesibukannya sebagai bassis. Apalagi, Grassrock juga sedang mempersiapkan album baru pada tahun ini. 
“Proses rekamannya dikerjakan di sela-sela kesibukan saya manggung, lama proses pengerjaannya bervariasi dengan waktu yang melompat-lompat alias prosesnya mencicil antar lagu. Untuk proses mixing saya kerjakan sendiri. Sementara untuk mastering dilakukan oleh orang lain,” ujarnya. 
Ada alasan tersendiri bagi Zondy untuk pemilihan judul “Cosmic”. Menurutnya, judul Cosmic sesuai dengan tema musik dalam album ini yakni bernuansa futuristik atau space. Selain itu, di dalam album ini, Zondy juga memberi satu judul lagunya dengan kata “Cosmic”. 
“Karena saya juga suka dengan hal-hal yang futuristik dan berhubungan dengan luar angkasa. Cosmic sendiri mempunyai arti segala sesuatu yang berhubungan dengan alam semesta,” tutur Zondy. 
Zondy mengajak bassis ternama Indonesia, Franky Sadikin untuk ikut berkolaborasi dalam lagu “Planet Groove”. Kala itu, Franky sempat mendengarkan demo lagu yang diberikannya. Franky pun tertarik untuk ikut dalam album ini. 
“Mengapa (Frankly Sadikin) dipilih karena saya memang mengenal beliau, dan beliau dengan senang hati ikut menyumbangkan permainan bassnya setelah mendengarkan demo lagu saya,” ungkapnya. Zondy mengaku menggunakan sound-sound spacey dan futuristik yang dihasilkan dari bass maupun synth. 
“Supersonic”, adalah salah satu lagu yang menggunakan sound hybrid yang menyerupai suara gitar dan keyboard, sehingga menciptakan nuansa yang unik. 
“Saya suka bereksperimen dengan sound-sound effect bas yang unik. Hampir di setiap lagu saya memberikan efek-efek unik pada bass seperti delay, synth, modulation dan lain-lain,”imbuhnya.[Roy]

Comment