by

Deklarasi Dukung Prabowo Capres 2019, KSPI Siapkan Kontrak Politik ‘Sepultura’

Prabowo Subianto hadiri aksi buruh  di GBK.[Nicholas/radarindonesianews.com]

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Ratusan ribu kaum buruh padati Istora Senayan, Selasa (1/5) terkait hari buruh internasioal. Mereka berkumpul di GBK usai melakukan konvoi dalam kaitan aksi May Day dengan beberapa tuntutan terhadap pemerintahan Jokowi.

Sebelumnya, ada yang ke depan Istana Negara, sementara KSPI, yang terdiri dari Garda Metal, Guru Honorer, FSPMI tumpah ruah titik kumpul terakhir memenuhi stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta bermaksud deklarasikan dukung Prabowo Capres 2019 nanti.
Di tengah podium stadion GBK, Said Iqbal Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berikan semangat rekan rekan buruh yang memenuhi dan memadati Gedung Istora Senayan itu.
“Yang mau berjuang tepuk tangan..hidup Buruh..hidup Rakyat..Prabowo..Prabowo!,” tukasnya lantang disambut gemuruh pekikan suara buruh yang memadati GBK.
Sejarah mencatat May Day (Hari buruh sedunia) bukan sekedar festival, atau berkumpul bersuka ria. Lanjut Iqbal,”Hari ini ‘mayday’, mayday adalah peristiwa besar dalam umat manusia, mayday adalah sebuah peringatan 100 ribu buruh pada 1820 di Chicago AS, mereka marah dan bereaksi atas kaum borjuis,” urainya.
“Mereka dari pagi hingga menjelang pagi Hari masih di depan mesin mesin. ratusan para pemilik korporasi, maka pada the first may pada 1820, para buruh keluar dari bawah tanah, kebun kebun menuju ke sentral kekuasaan.”
“Mereka dicegah oleh para polisi, dan para polisi menembaki membabibuta hingga sebabkan ratusan ribu buruh yang hanya ingin
suarakan hingga Chicago dipenuhi darah.”
“Mereka hanya ingin suarakan triple eight, ‘8 kerja, 8 kerja until istirahat, dan 8 jam sosialisasi,” ucapnya.
1886, diputuskan ‘mayday is not fun day… mayday is not holiday…. mayday is policy struggling of labour issue’. Soalnya di Chicago tahun1886 adalah 1 Mei, dimana ratusan buruh di Amerika mereka keluar dari pintu perusahaan.
“Mereka sampaikan tuntutan yang delapan… delapan.. dan delapan,” jelas Said Iqbal kembali.
Sejarahnya dimana pada 1886, ribuan pekerja AS melakukan pemogokan nasional, menuntut delapan jam kerja per hari. Selain Chicago, kota lain jadi tempat unjuk rasa mendukung 8 jam kerja per hari. Puncaknya, tepat pada tanggal 3 Mei, protes di pabrik McCormick Reaper di kota berubah menjadi kekerasan. 
“Para buruh kemudian bergerak, bersatu dan turun ke jalan. Yang dipersonifikasikan oleh para buruh-buruh Chicago, 8 jam kerja, 8 jam istirahat, 8 jam sosialisasi,” papar Iqbal.
Presiden (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) KSPI ini juga menyampaikan beberapa pelosok negeri, dimana perusahaan/ pabrik berdiri sedang kaum buruh berlomba-lomba mencari uang lembur.”Apa kawan-kawan jam kerjanya masih murah atau tidak., atau jam kerja ?? Apa bedanya di sini dengan abad 19 itu ?” ujar Said lagi.
May Day sejatinya bukanlah momen bercocok tanam atau pesta pora dan bersuka ria. “Apakah kalian akan diam ketika tidak mempunyai susu, karena tidak mencukupi dalam memperoleh uang ? Hai kaum buruh, orang miskin, kaum tertindas. Apa kalian akan terdiam ?,” teriak Iqbal tampak bergelora.
“Siap Melawan !!! Siap berjuang !!! Yang mau berjuang tepuk tangan.. yang mau berjuang teriak Hidup Buruh !!!,” seru Said Iqbal lagi, kemudian para buruh langsung menyambutnya dengan gemuruh para buruh di podium Gelora bung Karno, yang penuh dan benar-benar tersemangati.
“Siapa yang bersungguh sungguh akan dapatkan kemenangan, dimana bumi dipijak, disana langit dijunjung. Prabowo adalah calon Presiden, sesuai dengan amar keputusan munas di Grand Cempaka sebulan lalu,” tuturnya.
Kemudian, menyemangati ratusan ribu buruh di stadion GBK menyanyikan lagu halo halo Bandung. Iqbal menambahkan ,”Listrik, BBM, beras mahal ga? upah rata rata di Vietnam, dimana Vietnam sendiri padahal pernah meminta bantuan gratis ke Indonesia,” ulasnya.
“Harga berasnya bila dirupiahkan kisaran 4.600 rupiah, upah rata rata buruh Vietnam 181 USD. Menurut ILO upah buruh rata rata buruh Indonesia 174 USD, sedangkan harga beras di Indonesia 11.000 rupiah,” ungkapnya.
Dilanjutkan Iqbal, harga listrik termahal di Asia, setelah Jepang adalah Indonesia. Selain itu, hapus outsourcing, pilih Prabowo sebagai Presiden, serunya.
Di stadion GBK, KSPSI deklarasikan Prabowo Subianto sebagai Presiden untuk Pilpres 2019 nanti dimana Prabowo menjadi pilihan dan kontrak politik 10 buah, atau dengan sebutan ‘Sepultura’.”Buruh mendukung Prabowo Subianto, pertaruhannya adalah hidup dan mati, dimana pertaruhannya kaum buruh. Kontrak politik Prabowo dengan kaumburuh yang disebut dengan ‘Sepultura’. Prabowo pilihanku, Prabowo Presidenku,” kemuka Presiden KSPI.
“Kita akan tandatangani Kontrak Politik dengan bapak Prabowo, KSPI mewakili buruh Indonesia akan menandatangani,” paparnya.
Selanjutnya Calon Presiden RI tahun 2019, Prabowo Subianto yang turut hadir menyampaikan kalau beberapa hari lalu telah menjumpai pemimpin pemimpin kaum buruh, yang kemudian ditanyakan ketersediaanya menandatangani kontrak politik yang diserahkan.
“Sedari perwakilan pimpinan buruh menyampaikan 10 item, yang setelah dipelajarinya kesepuluh tuntutan tersebut adalah bagian dari tujuan inti gerakan yang akan dikumandangkannya nanti membela yang lemah, miskin dan tertindas.” demikian tukas Prabowo.
“Dengan dilandasi itikad baik dan rasa saling percaya dengan komitmen secara bersama sama demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia pada selasa (1/5) 2018. Saya siap melaksanakan program demi meningkatkan kesejahteraan buruh di Indonesia.” Tegas Prabowo dalam pidatonya pada peringatan hari Buruh sedunia di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/5).
“Saya mendapat suatu kehormatan menandatangani,” pungkasnya seraya membacakan kesepuluh item tersebut.
Adapun sepuluh tuntutan itu adalah: 
Bahwa pihak pertama sepakat apabila terpilih sebagai Presiden RI perode 2019-2024, siap melaksanakan kebijakan dan program untuk meningkatkan kesehjateraan rakyat Indonesia khususnya bagi pekerja buruh dengan melaksanakan :
1. Meningkatkan daya beli pekerja buruh dan masyarakat. Serta meningkatkan upah minimum pekerja buruh dan masyarakat dengan cara mencabut Peraturan Pemerintah No 7 Tahun 2018. Dan menambah jenis barang dan jasa kebutuhan hidup rakyat yang menjadi penetapan upah minimum dari 60 khl jadi 80 khl.
2. Revisi Perpres Nomor 45 Tahun2015 tentang jaminan pensiun, berupa besaran iuran dan manfaat bulanan yang diterima oleh pekerja buruh minimal 60 persen dari upah.
3. Menjalankan jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia berdasarkan sistem asuransi yang adil bagi pekerja buruh, honorer, dan masyarakat yang kurang mampu.
4. Stop perbudakan modern berkedok outsorcing, honorer, dan pemagangan. 
5. Menciptakan lapangan pekerjaan dan mencabut Perpres Nomor 20 tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing.
6. Mengangkat guru honorer dan tenaga honorer menjadi Aparatur Sipil Negara serta memberlakukan upah minimum bagi honorer maupun nonswasta, PAUD, dan madrasah.
7. Melaksanakan wajib belajar 12 tahun dan mengalokasikan APBN bagi beasiswa anak pekerja buruh hingga Perguruan Tinggi. Gratis bagi yang berbakat dan berpresatasi.
8. Menyediakan transportasi publik murah bagi pekerja, buruh, dan rakyat yang tak mampu. Memberikan kepastian hukum untuk kendaraaan roda dua bagi alat transportasi umum. Dan menjamin hak berserikat bagi pengemudi ojek online yang menjadi mitranya. Serta hak atas perjanjian kerja.
9. Menyiapkan perumahan murah bagi pekerja buruh dan rakyat tak mampu dengan uang muka 0 persen.
10. Meningkatkan pendapatan pajak dan tax ratio melalui reformasi perpajakan pada pekerja buruh dan rakyat tak mampu. Serta menjadikan kooperasi di daerah dan banyak wilayah sebagai sumber kekuatan ekonomi nasional serta memastikan bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasi kembali oleh negara dan dipergunakan sebesarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia. [Nicholas]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × five =

Rekomendasi Berita