by

Di Usia 20an, Ujian Hidup Makin Berat Tapi Diriku Lebih Kuat

ilustrasi:Ayu/radarindonesianews.com
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Semakin bertambah usia, ujian dan tantangan hidup makin banyak.
Menjadi tua itu pasti, tapi menjadi pribadi yang dewasa itu lain
perkara. Tak mudah memang untuk menghadapi setiap ujian yang ada. Tapi
seringkali kita tak sadar kalau kita punya kekuatan dan potensi besar
dalam diri untuk menghadapi semuanya.
Kita bukan anak kecil lagi.
Meski mungkin belum layak disebut sebagai orang dewasa sepenuhnya,
setidaknya kita terus berusaha memperbaiki diri. Ada banyak potensi yang
belum kita gali. Ada banyak kemampuan yang selama ini masih terpendam.
Setiap Ujian Akan Membantu Kita Membuka Pintu Baru
Kita
berdiri di atas kaki kita sendiri. Tak bisa selamanya menggantungkan
hidup pada orang lain. Tak mungkin kita terus menyusahkan orang lain.
Setiap kali ada ujian atau masalah yang datang, satu-satunya cara
terbaik untuk menghadapinya adalah dengan mencari jalan keluarnya.
Setiap ujian dan masalah yang berhasil kita selesaikan akan mengarahkan
kita pada pintu baru. Pintu baru yang membuat kita lebih dewasa dan
kuat.
Tak Mungkin Kita Bisa Membahagiakan Semua Orang
Inilah
kenyataannya bahwa kita tak mungkin bisa membahagiakan semua orang. Tak
sanggup rasanya bisa memuaskan hati setiap orang. Tapi jangan merasa
bersalah karena hal itu. Akan selalu ada orang yang mencibir atau
memandang kita sebelah mata. Ada saja orang-orang yang sok tahu dan
menghakimi kehidupan kita. So, nggak perlu buang-buang waktu untuk
orang-orang tak penting itu, Ladies.
 
 
Life
is challenging enough even with the support of positive people, so
don’t waste your precious time or energy on those who belittle you, fail
to appreciate you, or make you feel bad.

(Jay Hill, “Important Life Lessons To Remind Yourself When Turning 25”) 

 
Fokus Saja Melakukan yang Terbaik untuk Saat Ini
Ada
banyak kecemasan yang kita rasa. Bagaimana nanti masa depan kita? Apa
jadinya hidup kita ke depannya? Apakah semua yang kita perjuangkan ini
memberi hasil sesuai dengan harapan kita? Belum lagi dengan masih
dihantui perasaan menyesal. Menyesali masa lalu, sulit untuk melangkah
maju karena masih ada yang mengganjal di hati.
 
 
Whilst
it’s preferable to cultivate a positive attitude, sometimes you need to
confront your negative feelings and darkest fears.

(Jay Hill, “Important Life Lessons To Remind Yourself When Turning 25”) 

 
Daripada
cuma menyesali yang telah berlalu dan mencemaskan yang belum tentu
terjadi, fokus saja dengan yang ada hari ini. Lakukan yang terbaik detik
ini. Waktu nggak akan berjalan terlalu lambat atau terlalu cepat. Kita
hanya punya tugas untuk bisa memaksimalkan setiap detiknya.
Kita Sudah Cukup Dewasa Membuat Pilihan
Mau
hidup bahagia atau susah? Mau bermalas-malasan atau bekerja sebaik
mungkin? Ingin hidup yang bermanfaat atau jadi tak berguna? Kamu sudah
cukup dewasa untuk membuat pilihan. Pilihan yang kamu ambil pasti
memiliki konsekuensi tersendiri. Tinggal bagaimana kamu bertanggung
jawab dengan setiap pilihan itu dan menciptakan hidupmu sendiri.
Aku,
kamu, dan kita semua punya masalah dan ujian masing-masing. Kadang kita
merasa hidup tak adil. Kenapa kita menderita sementara orang lain
bahagia? Kenapa cuma kita yang merasa sepi sedangkan orang lain bisa
tertawa tanpa beban? Well,bisa jadi ujian orang lain lebih
berat dari kita, hanya saja mereka tak mengeluh. Mereka tetap berusaha
mengisi hari-hari dan hidup mereka dengan seutuhnya.
Di usia 20an
dan usia berikutnya, akan selalu ada ujian baru yang muncul di hidup
kita. Kita cuma perlu ingat kalau ujian itu bagian dari hidup kita. Tak
ada ujian yang diberikan yang lebih berat dari kemampuan kita. Dan kita
akan baik-baik saja.[Vem]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 + 4 =

Rekomendasi Berita