by

Diduga Mutasi Tidak Jelas Ratusan Buruh PT. SMU Gelar Aksi Demo

RADARINDONESIANEWS.COM, SERANG RAYA  – Sebanyak 200 Pekerja/Buruh PT. Sayap Mas Utama yang merupakan bagian dari SPSI melakukan aksi menuntut Surat Keputusan (SK) mutasi. Perjanjian kerja yang bersangkutan adalah dengan PT. Sayap Mas Utama Depo Serang. Senin (15/05/2017)

Menurut Akhmad Fauzi, Wakil Ketua Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin PT. Sayap Mas Utama Serang menegaskan bahwa pada hari selasa tanggal 9 Mei 2017 terbitlah surat keputusan dari management pusat terkait mutasi kepada seorang Pekerja/Buruh atas nama Haerudin tertanggal 12 Mei 2017 yang bersangkutan dimutasi ke PT. Sayap Mas Utama Depo Malingping atas dasar kebutuhan sumber daya manusia yang mumpuni mengingat yang bersangkutan merupakan karyawan senior mengingat masa kerjanya mulai tahun 2004, dan pada hari Jum’at pada tanggal 12 Mei itu Haerudin juga harus sudah bekerja di Depo Malingping.

“Sebelumnya pada hari rabu 10 Mei kami melakukan aksi spontanitas untuk meminta management mengklarifikasi hal tersebut, dari keterangan management PT.SMU Depo Serang latar belakang mutasi tersebut terkait absensi buruk yang bersangkutan,” Ujar Akhmad.
 

Ditambahkannya, Sabtu 12 Mei datang Lawyer PT. Sayap Mas Utama Jakarta, bersamaan dengan itu terbitlah surat panggilan pertama disertai ancaman apa bila mengabaikan surat tersebut dari depo Malingping yang isinya memanggil saudara Haerudin untuk hadir didepo Malingping pada 12 Mei 2017, dan surat itu dibuat 10 Mei 2017 sehingga perundingan pada hari Jum’at tersebut berakhir deadlock. 

“Dan dijanjikan akan ada perundingan lanjutan esok pagi selasa 16 mei 2017, dari rentetan kejadian tersebut Pekerja/buruh PT.SMU Serang memandang terdapat rekayasa dalam kasus ini. Selain mutasi yang dilakukan bertentangan dengan PP/PKB juga UU yang berlaku, hal ini akan menjadi preseden buruk untuk iklim kerja di PT. Sayap Mas Utama Serang.”Ungkapnya

Sederhananya lanjut Akhmad, jika yang bersangkutan dimutasi ke PT. Sayap Mas Utama Depo Malingping maka sesungguhnya telah terjadi PHK didepo Serang terhadap yang bersangkutan, terlepas yang bersangkutan dipekerjakan di depo malingping itu persoalan lain. Modus nya penempatan kerja tapi intinya PHK sepihak.[SB]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 + 7 =

Rekomendasi Berita