Diihadiri Anies Baswedan Forum RT-RW Gelar Milad Pertama Se DKI Jakarta

Berita3122 Views

Gubernur terpilih, Anies Baswedan saat hadiri milad Forum RT-RW DKI Jakarta.[dok/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Bertempat di Ballroom Sunlake Hotel Sunter Jakarta Utara, Sabtu (17/6) dilaksanakan acara milad ke satu Forum RT-RW se-DKI Jakarta, serta pelantikan pengurus baru Forum RT-RW se-DKI Jakarta beserta jajarannya untuk periode 2017-2020.

Sejarah berdirinya Forum RT-RW se-DKI Jakarta ini, diawali penolakan sebagian pengurus RT-RW di Jakarta, terhadap kebijakan Pemprop DKI Jakarta tentang penggunaan Qlue (pergub 903/2016) yang mengharuskan pengurus RT-RW, agar menggunakan aplikasi Qlue, sehari 3 kali, untuk membuat laporan kegiatan dan kondisi wilayah saat itu, hal ini dilakukan sebagai syarat keluarnya dana operasional rt-rw se-dki jakarta.

Menurut Forum RT-RWse-DKI Jakarta kebijakan itu sudah menyalahi aturan yang telah ditetapkan bersama eksekutif dan legislatif dalam penggunaan APBD DKI Jakarta, tentang uang operasional RT-RW tanpa nomenkelatur harus disertai laporan Qlue. Akibat kebijakan itu, hubungan antara pengurus RT-RW DKI Jakarta menjadi tidak kondusif.

Berpijak pada keputusan yang tidak demokratis tersebut, ditambah dengan sikap arogansi gubernur saat itu, membuat rasa kebersamaan serta solidaritas pengurus RT-RW se-DKI Jakarta yang kritis dan konstruktif untuk melakukan advokasi atas kebijakan dan sikap arogan, serta ungkapan sinis yang menyatakan bahwa ketua RT=RW se-DKI Jakarta menolak kebijakan Qlue adalah tipikal preman dan selalu melakukan pemalakan serta menjual lapak-lapak.

Rasa kebersamaan sesama pengurus RT-RW se-DKI Jakarta, mendeklarasikan Forum RT-RW DKI Jakarta di Tugu Proklamasi,  10 Juni 2016 tepat satu tahun yang lalu.

Anggota Forum RT-RW DKI Jakarta, mengadakan unjuk rasa dengan menyambangi kantor KPK, BPK, Kemendagri, DPD, Kemensos dan Kominfo, untuk melaporkan persoalan penggunaan aplikasi qlue yang dianggap bermasalah.

Unjuk rasa penolakan penggunaan aplikasi qlue ini terus berlanjut hingga ke Balaikota Jakarta. Forum RT-RW DKI Jakarta menuntut agar pergub 903 tersebut dihapuskan.

Anggota Forum RT-RW melanjutkan aksinya ke kantor DPRD DKI Jakarta, untuk menyampaikan aspirasi agar dewan dapat mengkaji ulang dan merubah kebijakan yang dikeluarkan gubernur DKI Jakarta saat itu.

Seiring waktu berlalu, kekompakan dan soliditas yang dilihatkan oleh Forum RT-RW DKI Jakarta dalam menolak petahana untuk maju menjadi gubernur DKI Jakarta berikutnya di pilgub DKI 2017, terbukti petahana pun kalah, dan hasilnya Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno sebagai pemenang dan menjadi gubernur dan wakil gubernur terpilih periode 2017-2022.

Ketua Forum RT-RW DKI Jakarta, Ir. HM Irsyad, S.E, M.M berharap agar, Forum RT-RW DKI Jakarta dapat menjadi mitra pemprov DKI Jakarta secara profesional, proporsional dan elegan sesuai dengan fungsi dan tugasnya.

Acara ini dihadiri oleh gubernur terpilih Anies Rasyid Baswedan dan wakil ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, tokoh agama, habaib, serta dihadiri sebanyak tujuh ratus orang pengurus dan anggota RT-RW DKI Jakarta. Acara ini ditutup dengan pembacaan doa serta buka puasa bersama. []

Comment