by

Dinas Pendidikan Bojonegoro Dukung Program B3 USAID PRIORITAS

Lokakarya Perencanaan Buku Bacaan berjenajang.[Taufiq/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, KEDIRI- USAID PRIORITAS Jawa Timur telah melakukan kegiatan Lokakarya
Perencanaan Buku Berjenjang (B3) di 15 kabupaten dan kota mitra, dari 19
kabupaten dan kota mitra USAID PRIORITAS Jatim. Salah satu kegiatan Lokakarya
telah dilaksanakan di Kabupaten Bojonegoro (9/2).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Dinas
Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, yang di ikuti dari perwakilan dari Pengawas,
Kepala Sekolah, Guru dan Fasilitator program B3 baik dari Dinas Pendidikan dan
Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan Lokakarya Program Buku Bacaan
Berjenjang ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten
Bojonegoro Drs Hanafi, MM.

Buku Bacaan Berjenjang adalah sebuah program dari USAID
Prioritas yang khusus diberikan bagi anak kelas awal guna meningkatkan
kemampuan membaca siswa dan mengembangkan kemampuan literasi siswa. Buku hibah
untuk program B3 ini rencananya akan dibagikan ke 2.470 lembaga SD dan MI di 19
kabupaten dan kota di JawaTimur, yang salah satunya kabupaten Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Hanafi mengungkapkan bahwa pihaknya
mendukung  pemberian buku-buku untuk
program B3 di sekolah mitra maupun non mitra. Tentunya dengan ada program B3
dari USAID Prioritas akan sangat membantu dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Kami sangat mendukung dengan program-program dari
USAID Prioritas, karena kami menganggap bahwa Program USAID Prioritas sangat
membantu dalam meningkatkan kwalitas dan kwantitas pendidikan di Kabupaten
Bojonegoro dan kami berkomitmen untuk mensukseskan program USAID Prioritas
khususnya di Kabupaten Bojonegoro” Ungkapnya.

Sementara sambutan dari Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Bojonegoro yang diwakili oleh Ibu Ferdiana Erma, SE menyampaikan
antusias terhadap Program B3, mengingat 18 MI yang ada di Bojonegoro sudah
menjadi mitra USAID Prioritas dan merasakan wujud nyata keberhasilannya ketika
mengikuti program USAID sebelumnya. Kemenag memberikan apresiasi kepada USAID
Prioritas dalam hal meningkatkan kwalitas mutu pendidikan di tingkat madsrasah
khususnya di Bojonegoro.

“Kami sangat antusias terhadap Program B3 dari USAID
Prioritas, karena kami sudah mempunyai 18 MI yang sudah menjadi mitra USAID
Prioritas dan kami merasa dengan adanya program-program dari USAID Prioritas,
kwalitas dan kwantitas pendidikan di tingkat madrasah semakin hari semakin
baik. Oleh karena itu kami memberikan apresiasi kepada USAID Prioritas dalam
hal meningkatkan kwalitas mutu pendidikan di tingkat madsrasah khususnya di
Bojonegoro” jelasnya.

Setelah acara pembukaan lokakarya program Buku Bacaan
Berjenjang, dilanjutkan dengan pemaparan langsung oleh Provinsi Coordinator
USAID Prioritas Jawa Timur Silvana Erlina tentang petunjuk teknis oprasional
program B3. Dalam pemaparan itu Dijelaskan oleh Koordinator USAID PRIORITAS
Jawa Timur, Silvana Erlina, program ini dilaksanakan oleh USAID PRIORITAS untuk
untukmembantu guru meningkatkan kemampuan membaca peserta Didik di kelas awal sesuai
dengan tingkat atau jenjang kemampuan membaca mereka, sehingga memudahkan guru
dalam membaca dan memahami isi bacaan untuk kelas awal.

Program B3 diawali dengan kegiatan sosialisasi tingkat
Provinsis diteruskan dengan pemilihan sekolah sasaran dengan pendekatan gugus berdasarkan
persyaratan  yang sudah disepakati. Bersamaan
dengan itu juga dipilih Fasilitator tambahan untuk Kelas Awal sebanyak 10
orang  dan 2 orang Fasilitator yang  sudah ada.

Selanjutnya diadakan lokakarya perencanaan buku bacaan
berjenjang bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan di tingkat Kabupaten
/ kota. Fasilitator terpilih akan di TOT dan akan melatih guru-guru kelas Awal
ditingkat gugus. Para guru danKepala sekolah dari lembaga yang terpilih akan dilatih
selama 2 hari lamanya ditingkat gugus. Mereka akan dilatih mengenai cara menggunakan
Buku Bacaan Berjenjang.

“Dengan adanya Program B3, maka guru dapat menggunakan
buku – buku tersebut sesuai jenjangnya dan disesuaikan dengan tingkat kemampuan
siswa. Buku yang tersedia mulai buku-buku untuk kegiatan Membaca Terbimbing dan
Membaca Bersama.” ungkapnya.

Silvana menambahkan, program  buku bacaan berjenjang ini salah satunya untuk
meningkatkan keterampilan membaca siswa. ”Dengan penggunaan buku bacaan berjenjang,
 ini akan mempermudah untuk memetakan siswa
kelas awal di sekolah dasar dalam program membaca. Kedepan, tentu program
membaca terbimbing ini terjadwal dalam kegiatan belajar mengajar di kelas awal,”
terangnya.

Sementara itu Program Assisten USAID Prioritas Wilayah
Bojonegoro, Taufiq Dwi Kusuma menjelaskan, bahwa untuk Bojonegoro ada 201
sekolah akan mendapatkan bantuan hibah buku B3 sebanyak 2 box sejumlah 600
buku.

“Untuk Bojonegoro mendapatkan Program B3 berupa
bantuan hibah buku dari USAID Prioritas sebanyak 176 untuk SD dan 25 untuk MI.  Harapannya dengan hadirnya Program B3 ini,
kemampuan membaca anak-anak kelas awal meningkat sehingga kedepan budaya baca
di Kabupaten Bojonegoro semakin berkembang dan meningkat” Jelasnya.

Sebagai informasi, USAID PRIORITAS merupakan program
kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Amerika Serikat yang
didesain untuk meningkatkan akses pendidikan dasar yang berkualitas di
Indonesia. Program ini diterapkan selama lima tahun (2012-2017), dan telah berlangsung
di Sembilan provinsi JawaTimur, Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa
Tengah, Sulawesi Selatan, Papua dan Papua Barat. (Opick)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 3 =

Rekomendasi Berita