by

Dinkes Bantul Canangkan Gerakan Masyarakat Cerdas Gunakan Obat

RADARINDONESIANEWS.COM, YOGYAKARTA – Penggunaan obat secara rasional merupakan upaya pembangunan kesehatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu. Hingga 2013, hasil pantauaan dan evaluasi peresepan di fasilitas kesehatan dasar (Puskesmas) menunjukan bahwa penggunaan antibiotik pada penyakit ISPA nonpnemonia dan diare nonsepesifik masih cukup tinggi, yaitu mendekati 50%. 
Ini terungkap saat acara Sosialisasi Kebijakan Direktorat Pelayanan Kefarmasian Dalam Rangka Gema Cermat yang berlangsung 20-23 Februari 2017, bertempat di Gedung Dakwah Muhamadiah Kab.Bantul.

Rangkaiaan kegiatan tersebut meliputi pembekalan bagi 20 Apoteker AoC(Agent of change), pecanaan GeMa CerMat, dengan peserta dari  IAI, PAFI, IDI, IBI, PPNI, PDGI, Aisyiyah, Muslim NU pengelolaan obat puskesmas, kader,karang taruna, dinas kesehatan sebanyak 150 orang, Monitoring evaluasi ke fakyankes(puskesmas, RS, apotik dan toko obat). Acara yang dihadiri Bupati Bantul itu disambut antusias warga.

Lewat tulisannya beliu mengatakan, “Saya berharap acara sosialisasi ini nantinya akan dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan langkah-langkah strategis untuk diteruskan kepada masyarakat bagaimana menggunakan obat-obatan secara benar dan rasional.

“Peran apoteker sebagai garda terdepan dan semua yang hadir di sini nantinya harus bisa menjadi agen perubahan dalam memberikan edukasi ke masyarakat,” imbuhnya.

Ini menjadi kegiatan yang sangat baik dan bermanfaan yang nantinya akan ada lagi kegiatan-kegiatan mengenai masalah edukasi kesehatan, melalui dinas kesehatan Kab.Bantul nantinya masyarakat akan terbantu tentang hal-hal yang sifatnya edukasi kesehatan.

Drg. Maya Sintowati Panji, MM, Kepala Dinas kesehata Kab.Bantul menyatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi bagi masyarakat luas terhadap penggunaan obat, ditambah lagi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya penggunaan obat secara benar.

Harapan dari kegiatan ini adalah apoteker AoC benar-benar menjadi agen perubahan sehingga bisa menjadi panutan dan narasumber bagi masyarakat, imbuhnya.[Ivan]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − 7 =

Rekomendasi Berita