by

Gabungan Buruh, Ormas Dan LSM Peringati Hari Buruh Internasional

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Peringatan Hari Buruh Internasional pada Senin (1/5/2017) kembali diisi dengan unjuk rasa sejumlah aktifis serikat pekerja dengan gabungan Ormas/ LSM dan Mahasiswa di Kediri. Kurang lebih 75 orang dari beberapa elemen Ormas / LSM / pergerakan seperti SMI, REKAN, GR-MKLB, SEBUMI, FORSID STAIN menggelar unjuk rasa yang di pusatkan di depan Kantor Pemerintah Daerah dan Alun-alun Kediri, Di Jalan Soekarno Hatta.

Kordinator Aksi, Daniel Arisandi menyerukan tiga isu utama dalam Peringatan Hari Buruh Internasional.

“Tiga isu yang akan diangkat itu disingkat jadi hosjatum, hapus outsourcing dan magang, jaminan sosial, dan tolak upah murah. Hosjatum serentak diangkat di seluruh wilayah Indonesia,” kata Daniel Arisandi.

Sementara itu M Karim, Aktifis Kediri menambahkan bahwa “hosjatum” merupakan isu lama yang dalam dua tahun terakhir kembali menguat. Dan hanya ada lima jenis pekerjaan yang bisa diterapkan sistem itu bila merujuk pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Permenakertrans) Nomor 19 Tahun 2012.

“Lima pekerjaan yang dimaksud adalah cleaning service, catering, security, driver, dan jasa penunjang perminyakan. Namun kenyataannya, banyak perusahaan penyedia jasa outsourcingmenyediakan pekerjaan di luar lima bidang tersebut” Jelas Karim.

“Kemudian mengenai jaminan sosial, kami meminta agar jaminan kesehatan buruh digratiskan oleh Perusahaan. selanjutnya Pemerintah Daerah Kabupaten maupun Kota Kediri harus berani mengambil sikap untuk ikut andil mensejahterakan para buruh” Pungkas Karim.

Rangkaian gelaran aksi kali ini lebih sederhana daripada tahun sebelumnya, dengan titik kumpul di Simpang Lima Gumul, dilanjutkan dengan konvoi menuju Kantor Pemerintah Daerah dan berakhir di Alun-alun Kediri.

Sementara itu Kompol Sunardi, Kabagops Polres Kediri menyampaikan bahwa Polres Kediri dalam mengamankan jalannya aksi menerjunkan 1 Satuan Setingkat Kompi.

“Alhamdulillah dalam aksi peringatan Hari Buruh hari berlangsung aman dan kondusif. Selain unjuk rasa berlangsung damai tapi sesuai prosedur, Polres Kediri tetap menerjunkan 1 SSK atau 100 personel” Terang Sunardi, Kabagops Polres Kediri.

Bahkan dalam pantauan dilapangan, Wakapolres Kediri, Kompol Ariek Indra Sentanu SH SIK MH, yang baru dua hari dilantik langsung ikut memimpin dan memantau personilnya dalam pengamanan Hari Buruh. (PICK).

Comment

Rekomendasi Berita