by

Habib Rizieq Kecam JPU Penghianat

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Shihab mengecam Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada persidangan ke-19 di Gedung Auditorium Kementerian Pertanian Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017) telah berkhianat. Dirinya juga menyertakan beberapa alasan sebagai berikut:

Pertama, JPU mengabaikan pasal 156 a tentang penodaan agama dan menggunakan pasal 156 tentang menebar kebencian pada satu golongan. “Jaksa penuntut umum mengabaikan pasal 156 a tentang penodaan agama, yang dipake oleh jaksa penuntut umum hanya pasal 156 tentang menebarkan kebencian pada satu golongan, saudara, kami dari FPI yang membuat laporan, kami ngak pernah melaporkan pasal 156 yang kami laporkan adalah pasal 156 a, ini pengkhianatan saudara”, ujar imam besar FPI tersebut dalam pidatonya pada acara Bogor Bersholawat untuk NKRI Tercinta yang berlokasi di Lapangan Parkir Gedung SICC, Sentul City, Bogor, Jumat (21/4/2017).

Kedua, JPU mengaburkan data dan menyembunyikan fakta yang memberatkan Ahok. “Jaksa mengaburkan data dan menyembunyikan fakta yang memberatkan ahok saudara, begitu banyak fakta yang memberatkan ahok tapi itu tidak dibacakan di dalam tuntutan jaksa penuntut umum”. Imbuhnya.

Ketiga, Jaksa melemahkan bukti dan saksi. “Kok jaksa bisa-bisanya melemahkan bukti dan saksi kita sendiri”. Tambahnya.

Keempat, jaksa mengatakan bahwa Ahok berjasa sehingga layak diringankan hukumannya. “ Dia katakan bahwa ahok ini telah berjasa bagi pembangunan di jakarta sehingga layak diringankan hukumannya”, tegasnya. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 3 =

Rekomendasi Berita