by

Inlah Isi dari Demo Ibu-ibu yang Tolak Pencalonan Kembali Ahok

Demo tolak Ahok
RADARINDOESIANEWS.COM, JAKARTA – Ibu-ibu yang tergabung dalam Solidaritas Perempuan NKRI
berdemo menolak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok
untuk mencalonkan diri di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.


“Jakarta membutuhkan pemimpin yang sopan dan bisa bergaul dengan
warganya tanpa harus ada kata-kata kasar,” ujar koordinator aksi, Titiek
Murniaty di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (16/9/2016).


Dalam release yang diberikan terdapat empat kriteria untuk mendesak Ahok untuk turun dari jabatannya sebagai Gubernur DKI.


Pertama, dalam banyak kasus pembongkaran rumah-rumah rakyat mulai dari Kampung Aquarium hingga Kampung Rawajati, kekerasan aparat terhadap
perempuan selalu terjadi.


Kedua, dampak dari pembongkaran yang dilakukan Ahok, banyak anak-anak
yang putus sekolah dan tidak diperhatikan nasibnya oleh pemprov DKI


Ketiga, sebagai gubernur Ahok kerap memakai kata-kata kasar baik kepada
para lawan politiknya maupun kepada rakyat biasa termasuk berkata kasar
kepada seorang guru.


Keempat, Ahok selalu menilai kejelekan harga sembako di pasar
tradisional yang tidak stabil dibandingkan pasar modern. Pasar modern
yang dikelola etnis tertentu lebih bagus dari pasar pribumi. (Andi
/haris/ragil/gin)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − 16 =

Rekomendasi Berita