by

J.P Tampubolon : Kita Tidak Pernah Menolak Keluarga Almarhumah

Foto/Alif/radarindonesianews.com
RADARINDONESIANEWS.COM, BANGKA BARAT  – Kasat Lantas Polres Bangka Barat, AKP John Piter Tampubolon mengklarifikasi kabar yang beredar bahwa Satuan Lalu Lintas Bangka Barat pernah menolak pengaduan adanya kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada tanggal 25 Juni lalu di Teluk Limau Kecamatan Parit Tiga yang menyebabkan seorang wanita bernama Zubaidah meninggal dunia.

AKP John Piter Tampubolon, kepada awak media di ruangannya, Selasa 11/7/2018 menjelaskan bahwa hal tersebut adalah bentuk kesalahpahaman. Satuan lalu lintas Bangka Barat tidak pernah menolak keluarga almarhumah Zubaidah atas pengaduan atau laporan tentang kejadian lakalantas yang sudah terjadi sekitar dua Minggu yang lalu. J.P Tampubolon mengatakan Satlantas Bangka Barat tetap menerima pangaduan, hanya saja membutuhkan waktu untuk membenarkan kejadian tersebut dengan cara melakukan olah TKP, yang dimana seharusnya Pak Gofarudin (Suami Zubaidah) melaporkan ke pihak kepolisian segera mungkin setelah terjadinya kecelakaan agar TKP tidak rusak.
“Sebenarnya kan saya sudah sampaikan ke pak Gofarudin, pada saat mereka (keluarga Zubaidah-red) sampai ke sini (kantor Satlantas Bangka Barat) yang tujuannya langsung minta LP (Laporan Polisi) untuk pencairan jasa raharja, saya sampaikan, kami tidak bisa langsung menerbitkan LP karena kejadian ini kan sudah 25 Juni dan almarhumah sudah dikuburkan sekitar tanggal 27/28 Juni lalu, sedangkan mereka datang melapor tanggal 3 juli, nah sedangkan untuk untuk menerbitkan LP itu kan kita harus ke TKP untuk membuktikan bahwa kejadian itu benar” jelas John Piter.
Penyebab kesalahpahaman terjadi karena Gofarudin selaku suami Almarhum Zubaidah meminta agar LP bisa diterbitkan oleh Satlantas saat itu juga, sedangkan untuk membuktikan kebenaran tersebut harus olah TKP beserta barang bukti dan saksi. 
Kemudian, setelah melakukan olah TKP pada tanggal 9 Juni 2018 kemarin, Satlantas Bangka Barat tidak bisa menentukan siapa korban dan siapa pelaku karena TKP yang sudah rusak. Namun, karena menimbang prinsip kemanusiaan, dan adanya barang bukti serta pengakuan dari 3 pengendara lain yang terlibat kecelakaan tersebut, Satlantas tetap akan mengeluarkan Laporan Polisi agar keluarga Almarhum Zubaidah bisa mencairkan Asuransi Kecelakaan Jasa Raharja.

“Kita tetap upaya terbitkan LP tersebut, ketika ada yang meninggal dunia, terlepas itu siapa yang salah siapa yang benar dari kacamata hukum, kita tetap bantu klaim jasa raharjanya, karena faktor kemanusiaan” ujar John Piter.

John Piter menambahkan, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, ia minta kepada masyarakat agar apabila ada kejadian lakalantas untuk segera melaporkan secepatnya kepada pihak berwajib khususnya Satuan Lalu Lintas.

“Kecelakan lalu lintas tidak ada yang menginginkan, tapi kalau musibah kita tidak tau kapan datangnya, nah kalau ada kejadian lakalantas segeralah melapor ke kami. Kami akan membantu, tolong bantu kami untuk melaporkan segera, mohon jangan mempersulit keadaan.” pungkas Kasatlantas.* (Alif)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × 4 =

Rekomendasi Berita