by

Kapolda Kalbar Bubarkan Massa Yang Terprovokasi Isu Negatif Di Media Sosial

RADARINDONESIANEWS.COM, PONTIANAK – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Drs.
Musyafak SH.MM menghimbau Masyarakat Kalimantan Barat untuk tidak mudah
percaya dengan isu-isu yang dapat memecah belah rasa persatuan dan
kesatuan terkait unjuk rasa damai dI Jakarta.

Isu adanya korban meninggal dunia dalam
unjuk rasa damai di Jakarta adalah tidak benar, hal ini disampaikan
Kapolda Kalbar didepan massa antara 500 sampai dengan 600 orang warga
dari Tanjung Hulu yang merebak menuju Jalan Gajah Mada.
Merebaknya warga Tanjung Hilir ke Jalan
Gajah Mada ini, selain dipicu adanya korban unjuk rasa damai di jakarta,
juga dipicu oleh adanya isu pemukulan Etnis Melayu oleh Etnis warga
Negara Keturunan Tionghoa, dan pemberitaan di Media Sosial lainnya
tentang adanya pembakaran kendaraan, di Jalan Gajah Mada, padahal
kesemuanya itu hanyalah provokasi, namun ternyata warga terprovokasi,
sehingga massa cukupa ramai.
Namun Berkat, kesigapan Pasukan Polri
dan TNI yang langsung dikendalikan oleh Kapolda Kalbar, beserta para
pejabat utama Polda Kalbar dan Kapolresta Pontianak, situasi pulih
kembali dan massa setelah diberikan pengarahan oleh Kapolda Kalbar di
Jalan Simpang Gajah Mada Pasar Flamboyan, massa mulai membubarkan diri
dibawah pimpinan Habib Hafis Al Mutahar.
Sampai saat ini anggota Brimob, Sabhara
Polda dan Polresta Pontianak, diback up oleh Anggota TNI, masih berjaga
jaga di titik-titik tertentu serta melaksanakan Patroli terpadu antaran
Polri dan TNI./(HPK)/abePKP

Comment

Rekomendasi Berita