by

Karena Kurang Pengawasan, Drainase Rusak Baru Dua Bulan Dibangun

Salah satu Drainase di Beltim baru dua bulan sudah rusak.[Danny/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, BELTIM – 
Rusak parah drainase primer yang baru dibangun oleh Dinas Bina Marga
dan Sumber Daya Air Kab. Beltim dengan menguras APBD 2016 senilai hampir RP. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) menjadi tanda tanya besar. Kondisi drainase yang baru
selesai dua bulan dibangun itu kini sudah retak-retak bahkan mengalami rusak parah.
Semakin parahnya kerusakan drainase tersebut terjadi ketika debit
aliran jembatan surut.
Proyek yang dikerjakan
oleh CV. JAYA PERKASA tersebut diduga kurang pengawasan. Ketika
dikonfirmasi jumat (19/08) oleh beberapa wartawan Beltim, Direktur CV JAYA
PERKASA Atun (Santoso) mengatakan itu kesalahan dari Dinas PU / Dinas
Bina Marga dan Sumber Daya Air. 
 
Atun menganggap hal biasa proyek
di Beltim rusak di masa pemeliharaan atau di bawah satu tahun. Menurut Atun
banyak proyek yang rusak, bukan hanya proyek ini. Atun ngotot
menyalahkan pihak Dinas yang salah membuat rancangan Drainase tersebut.
Tanggul yang direncanakan pihak Dinas membuat Drainase roboh. Namun Atun
menyampaikan proyek tersebut tetap  diperbaiki.
 
“Ini kan masih dalam
jaminan pemeliharaan, jadi tetap diperbaiki .” tambah Atun, Sabtu
(20/08) di kediamannya Kelapa Kampit.
Saat
dikonfirmasi ke Dinas terkait sebelumnya, mereka membenarkan proyek
tersebut dilaksanakan oleh Susanto (Direktur CV. JAYA PERKASA) yang
tinggal di Kelapa Kampit. 
Usep, Ketua LSM KORAK sangat menyayang pekerjaan
ini. “Mudah-mudahan nantinya lebih ada pengawasan oleh dinas terhadap
pelaksana kegiatan pemerintah yang asal-asalan. Kalau seperti ini gimana
nanti jadinya Beltim.” Imbuh Usep.[Danny]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + four =

Rekomendasi Berita