by

Kasat Pol PP Kabupaten Serang : Kami Akan Pantau Dan Bila Terbukti Akan Kami Bongkar.

Arif AR, Kasat Pol.PP Serang.[Ahie/Ali/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, SERANG – Menanggapi soal ratusan bangunan kios Pasar Ciruas tanpa IMBED8, Arif AR Kasat Pol PP Kabupaten Serang kepada radarindonesianews.com
mengaku belum mengetahui secara jelas, namun lewat informasi dibeberapa
media online terkait persoalan tersebut Satuan Polisi Pamong Praja
Kabupaten Serang akan melakukan pemantauan secara mendalam bilamana
terbukti melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Serang, Pihaknya berjanji
akan melakukan pembongkaran.


“Saya menunggu surat rekomendasi dari pihak BPTPM
keterkaitan bangunan kios depan pasar Ciruas yang dikelola perusahaan
sebanyak 52 kios dan puluhan kios lainnya yang dikelola oleh pengusaha
disana ( Pasar Ciruas_red ) yang katanya tidak memiliki IMB terlebih
bilamana bangunan tersebut dibangunankan secara permanen atau seenaknya.
Sebagai dasar untuk melakukan Sosialisasi, Peringatan, Dan Pembongkaran
,” Ujarnya . Senin, ( 29/02/2016 ).


Arif Ar menambahkan perlu adanya informasi lebih lanjut
oleh Bidang Hukum Pemerintah Daerah Kabupaten Serang untuk mengetahui
secara jelas bentuk perjanjian awal soal informasi izin pembangunan oleh
perusahaan yang peruntukannya sebagai Pertokoan Dan Perkantoran. Serta
terkait puluhan kios lain tanpa izin yang berdiri dilahan pribadi diluar
dari lahan perusahaan jika terbukti pula akan ikut ditertibkan.


” Kami Satpol PP adalah sebagai penegak Perda, dalam hal
ini tidak boleh pandang bulu. Untuk itu, ketika ratusan kios di Pasar
Ciruas jelas berbenturan dengan Perda Kabupaten Serang , kami akan
tertibkan seluruhnya. Baik yang dikelola perusahaan maupun dikelola
pribadi sebagai bentuk penatalaksanaan dan penertiban juga penegakan
Perda ” Tambahnya.


Sementara dikatakan Asep Pelita Jaya selaku Kasie
Penindakan Perda yang didampingi Udin Saprudin selaku Kasie Penindakan
Pegawai Negeri Sipil Satpol PP Kabupaten Serang , bahwa pihaknya akan
secepat mungkin akan melakukan pengukuran batas sepadan jalan jika
ternyata setelah dilakukan pengukuran tidak sesuai atau terbentur dengan
syarat proses pembuatan IMB segera mungkin pihaknya akan melakukan
koordinasi kepada Kasat untuk memberikan laporan hasil pengukuran.


” Setelah kami memberikan laporan , kami tinggal tunggu
instruksi Pak Kasat untuk dilakukan tindakan. Ketika perlu diadakan
penyegelan , maka kami akan lakukan ,” katanya.
( Adhi / Ali )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one + ten =

Rekomendasi Berita