Kepolisian Terbitkan Izin, Festival Pantun Kampung Pela Tetap Batal Dan Rugi 400 Juta

Berita1794 Views
Tenda acara Festival Pantun Kampung Pela di depan CFC dibongkar pihak kepolisian.[Radarindonesianews.com]

RADARINDONESIANEWSCOM, JAKARTA –  Festival Pantun Betawi yang rencananya digelar di sepanjang jalan Bangka Raya, Pela Mampang, Jakarta Selatan selama dua hari, 28 dan 29 Oktober 2017 harus menelan pil pahit karena tidak mendapat izin dari pihak kepolisian. Acara yang mengangkat seni dan budaya Betawi itupun gagal.

Pedagang yang telah menyewa stand untuk menjual produknya di acara yang sedianya akan dibuka oleh wakil Gubernur Sandiaga Uno tersebut pun kecewa lantaran mereka sudah membayar biaya sewa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun radarindonesianews.com,  sehari sebelum
acara digelar Polres Jakarta Selatan mencabut surat izin yang sudah
diberikan sebelumnya. Alasannya acara tersebut dianggap mengganggu
kenyamanan warga.
Ketua penyelenggara acara seni budaya Betawi, Usamah mengaku, pada Jumat (27/10) malam sekitar pukul 22.00 WIB, aparat
kepolisian datang ke lokasi acara dengan membawa senjata lengkap dan
gas air mata.

“Karena merasa tertekan dengan itu akhirnya kami legowo, panggung
dibongkar dan kami batalkan,” kata Usamah, Sabtu (28/10).
Usamah mengatakan, polisi membatalkan acara itu karena ada penolakan
dari salah seorang warga yang tinggal di dekat situ. Usamah mengaku
sudah mendatangi warga itu untuk meminta izin dan menyatakan tidak bakal
menganggu. Namun, kedatangannya justru disambut dengan tidak baik.
“Katanya, kami dituduh nyari duit, segala macam. Padahal, ini acara Karang Taruna dengan relawan Jakarta Maju Bersama, melibatkan RT, RW,
kelurahan, dan kecamatan,” tutur Usamah.
Usamah menyebut panitia sudah mempersiapkan acara ini sejak dua bulan
lalu dan sudah mengantongi izin dari kepolisian dan Dinas Perhubungan.
Festival ini bahkan disambut baik oleh Wali Kota Jakarta Selatan dengan
menjadikan ajang ini sebagai perlombaan untuk memperebutkan Piala Wali
Kota Jakarta Selatan.
Pembatalan acara ini lanjut Usamah, sudah disampaikan ke wakil Gubernur Sandiaga Uno namun wakil Gubernur yang baru beberapa hari dilantik itu tidak bisa berbuat banyak terhadap pembatalan acara ini.
“Pak Wagub mengedepankan kekondusifan Jakarta.” ujar Usamah.
Di sisi lain, Usamah siang ini langsung mendatangi Polres Metro Jakarta
Selatan. Kata Usamah, polisi baru mengeluarkan izin kembali terkait
acara ini.
Walaupun pihak kepolisian mengeluarkan kembali surat izin, Usamah mengaku tidak bisa
melanjutkan event Festival Pantun Kampung Pela dikarenakan vendor dan bazar sudah terlanjur dibatalkan. Ditambahkannya, dengan pembatalan acara ini, panitia merugi hingga Rp.400 juta.[dari beberapa sumber]

Comment