by

Khatimah Anshor: Jangan Jadikan Islam Sebagai Hidangan Prasmanan

Khatimah Anshor:
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Sebagai seorang muslim sudah selayaknya kita menjalankan seluruh apa yang di bawa oleh Nabi Muhammad SAW,  karena seperti itulah konsekuensi orang yang benar-benar beriman dan mengaku mencintai Allah dan Rasul Nya.

Tapi yang menjadi miris pada akhir zaman ini begitu banyak sebagian kaum muslim menolak sebagian hukum dan menerima sebagian hukum yang lainnya,  seperti;

1. Shalat mereka kerjakan, tapi masih membuka auratnya padahal sudah sangat jelas batasan-batasan aurat bagi wanita dalam pandangan Islam, begitu banyak pemahaman batasan-batasan aurat itu dilanggar oleh sebagian kaum muslimah.

2.Mencintai haji tapi menolak zakat.

3. Menerima seputar akhlak tapi menolak poligami, jihad, hudud(hukum rajam bagi pezina atau hukum potong tangan bagi pencuri) yang lebih ironis lagi kebanyakan kaum muslim menerima sistem demokrasi yang jelas-jelas berasal dari ideologi barat sekuler tetapi begitu alergi dengan khilafah yang bagian dari ajaran Islam.

Dalam Islam mencintai seluruh ajaran Islam adalah bukti totalitas mencintai Allah, Sebagaimana firmannya;

“Orang-orang beriman amat dalam cintanya kepada Allah” (TQS Al-baqarah 165). Sudah seharusnya kita sebagai muslim harus tunduk dan patuh terhadap ajaran-ajaran Islam.
Jangan sampai seorang mukmin berperilaku seperti kaum kafir yang selalu menentang ayat-ayat Allah SWT,  saat dibacakan ayat-ayat Al-qur’an yang terang benderang mereka ingkari.

TANDA SEORANG MUKMIN CINTA ISLAM

1. Mentauhidkan Allah SWT dan mentaati seluruh aturannya, tidak mengadakan tandingan-tandingan dengan ajaran selain perintah Allah SWT.

2.Mengikuti risalah Nabi Muhammad secara totalitas, tidak boleh memilah dan memilih sesuai kemauan nya sendiri, Baik dalam urusan ibadah, muamalah pernikahan, sosial  hingga politik dan pemerintahan, seperti inilah konsekuensi keimanan seorang mukmin.

Janganlah seorang mukmin berhukum kepada selain hukum ajaran Rasulullah, karena itu adalah bentuk kemungkaran.

3.Mendahulukan Allah dan Rasulnya diatas segala-galanya, sebagaimana kisah para sahabat seperti Mushab bin Umair ra. yang berani berpisah dari orang tuanya yang musyrik, dan para sahabat yang lain nya berpisah dengan istri atau pun anak-anaknya.

Memang demikianlah sikap yang harus dimiliki oleh setiap muslim, semoga kita tergolong dalam bagiannya. Wallahu’alam bi ash showab.[]

Comment

Rekomendasi Berita