by

Kodim 0504/JS Kirim Duta Siswa/i SLTA Kader Bela Negara Ke Rindam Jaya

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Merupakan suatu program dari Komando Atas tentang pelatihan Kader Bela Negara (KBN) bagi perwakilan siswa-siswi setingkat SLTA yang akan mengikuti pelatihan Kader Bela Negara di Rindam Jaya.
Komandan Kodim 0504/JS Letkol Arh Aji Prasetyo Nugroho, S.Sos. MM menginstruksikan kepada para Danramil di jajarannya untuk masing-masing Koramil mengirimkan 3 orang Siswa-siswi SLTA di wilayah binaannya untuk mengikuti pelatihan Kader Bela Negara di Rindam Jaya pada hari Rabu, 11 April 2018 pkl 08.00 wib. Dari data yang sudah melaksanakan Registrasi dari Kodim 0504/JS lengkap jumlah 25 orang.
Peserta Kodim 0504/JS Yang Sudah Registrasi sbb :
1. Koramil 01/Tebet = 3 org (lengkap)
2. Koramil 02/Mampang = 3 org (lengkap)
3. Koramil 03/Pasar Minggu = 3 org (lengkap)
4. Koramil 04/Keb Lama = 4 org (lengkap)
5.Koramil 05/Keb Baru = 3 org (lengkap)
6. Koramil 06/Setia Budi = 3 org (lengkap)
7. Koramil 07/Cilandak = 3 org (lengkap)
8. Koramil 08/Jagakarsa = 3 org (lengkap)
Catatan :
Peserta Kader Bela Negara dari Kodim 0504/JS lengkap 25 Orang.
     Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa menurutnya, pembentukan Kader Bela Negara yang ditargetkan mencapai 100 juta orang hingga sepuluh tahun ke depan untuk menciptakan Indonesia yang kuat.
“Kekuatan sebuah negara tak hanya alat utama sistem senjata (Alutsista) semata, tetapi juga manusianya (Rasa Nasionalismenya) terhadap Negara,” kata Ryamizard saat konferensi pers Program Pelatihan Bela Negara di Kantor Kementerian Pertahanan.
Meski Indonesia adalah negara yang cinta damai dan bukan agresor, kata Ryamizard, tetapi tiap warga negara harus selalu siaga terhadap ancaman yang mengintai kedaulatan negara.
“Kalau kedaulatan kita disinggung, kalau perlu kita perang. Kalau perang, seluruh komponen harus mempertahankan negara. Itu namanya perang rakyat semesta,” ujar Ryamizard.
“Bela negara itu membentuk disiplin pribadi, nanti bisa membentuk disiplin kelompok dan membentuk disiplin Nasional. Hanya negara yang disiplin akan menjadi negara yang besar,” katanya.
Menurut dia, setiap warga memiliki hak dan kewajiban selama hidup di Indonesia. Selama ini, ia melihat, banyak orang hanya menuntut haknya saja, sementara kewajiban tidak pernah ditunaikan. Oleh karena itu, dengan ikut pelatihan bela negara, maka itu termasuk sebagai pemenuhan kewajiban terhadap negara.
“Kader bela negara bukan wajib militer, namun sebagai hak dan kewajiban yang perlu disiapkan,” ujar mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini.
   Maka mereka Perwakilan siswa-siswi setingkat SLTA di wilayah Jakarta Selatan yang diantar oleh para Babinsa dari masing-masing Koramil 01 sampai dengan 08 tersebut akan mengikuti rangkaian kegiatan Pelatihan Kader Bela Negara (KBN) selama 4 hari di Rindam Jaya. Dengan demikian diharapkan akan muncul pemuda-pemudi yang kuat secara fisik, mental yang teruji, rasa Nasionalisme, Cinta Tanah Air, Solidaritas, Jiwa Korsa serta Kedisiplinan yang tinggi dalam rangka menjaga Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita Cintai bersama, demikian Danramil 03 Pasar Minggu Mayor Chb Purwanto, S.Psi ungkapnya, terimakasih.[haris]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 3 =

Rekomendasi Berita