by

Lapan Luncurkan Satelit Pemantau Mei 2016

Thomas Djamaludin.[Suroto/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Lembaga Penerbangan dan Antariksa
Nasional (Lapan) akan meluncurkan satelitnya ke antariksa, LAPAN-A3,
pada Mei 2016. Pada September tahun lalu, lembaga pemerintah
nonkementerian ini telah meluncurkan LAPAN-A2 di Satish Dhawan Space
Center, India.


Kepala Lapan, Thomas Djamaluddin, mengatakan dalam pembuatan satelit
LAPAN-A3 bekerja sama dengan pihak lain yaitu Institut Pertanian Bogor
(IPB). Sebelumnya, dalam meluncurkan satelit ‘pendahulunya’ itu, Lapan
menjalin kerja sama dengan Oraganisasi Radio Amatir Indonesia (Orari).


“Lapan sedang menyiapkan peluncuran LAPAN-A3 yang mempunyai tugas
utamanya untuk pemantauan, khususnya pertanian kerjasama dengan IPB. Insya Allah diluncurkan bulan Mei 2016,” ujar Thomas, Rabu 16 Maret 2016.


Thomas menjelaskan, LAPAN-A2 dan LAPAN-A3 sama-sama punya peran untuk
Automatic Identification System (AIS). Hal itu dikarenakan, Indonesia
yang masih kekurangan sistem pelacakan otomasi terhadap kapal saat di
laut. Maka, satelit generasi yang terbaru juga akan menanggung peran
serupa saat mengorbit di antariksa.


“Jadi, AIS untuk memantau kapal agar lebih rapat lagi. Nanti
pergerakkan mendeteksinya lebih cermat lagi, itu untuk LAPAN-A3,” ungkap
dia.


Thomas mengemukakan, kalau satelit hasil kolaborasil dengan IPB itu
kesiapannya sudah memasuki tahap akhi. Lapan tinggal menguji beberapa
komponennya kembali agar dapat berfungsi dengan baik dan benar saat
diluncurkan melalui roket India.


“Komponen yang disiapkan itu dari fungsi satelit, menguji getarannya,
uji frekuensi radio, pokoknya sekarang tinggal finalisasi uji saja,”
tutur dia.


Direncanakan, pada April 2016, Lapan akan menguji satelit tersebut,
tepatnya pada pekan ketiga dan keempat pada April. Sesudah berfungsi
dengan baik, Lapan akan melepaskan satelit itu ke India yang kemudian
diluncurkan pada Mei.


“Jadi, akhir Maret ini sampai uji terakhir, kemudian kesiapan
dipasang di roket. Nanti, April baru diputuskan kapan akan
diluncurkannya. Pada prinsipnya semua sudah siap, tinggal uji terakhir,
finalisasi,” kata Thomas. (ren/vv)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 2 =

Rekomendasi Berita