by

Lecehkan Al-Quran, Habib Novel Laporkan Adik Koh Ahok

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin dan yang didampingi tim Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) akan laporkan adik Basuki Tjahaya Purnama alias Kokoh Ahok, Fify Lety Indra. Pelaporan itu terkait dengan ucapannya bahwa “Al-Qur’an diturunkan oleh Nabi Muhammad”.

“Hari ini ACTA akan laporkan video ucapan Al-Qur’an diturunkan oleh Nabi Muhammad ke Polda Metro Jaya,” kata Habib Novel, Kamis (12/1/2017).

Adik Koh Ahok mengkatakan, “Kalau Al-Quran dibilang bohong saya juga marah, Kenapa? Karena Al-Quran diturunkan oleh Nabi Besar Muhammad. Saya Belajar Islam, Saya bisa ngaji Alfatihah, keluarga saya banyak yang muslim.”

Pernyataan tersebut ramai di media sosial. Pernyataan tersebut ditayangkan oleh TV One. Novel akui sudah nonton video tersebut. “Patut diduga kalimat tersebut merupakan bentuk penodaan agama Islam karena sudah menjadi pengetahuan umum bahwa Al-Quran bukan diturunkan oleh Nabi Besar Muhammad,” katanya.

“Yang kami melakukan pelaporan ke Polda Metro Jaya pada hari ini. Ini adalah tahap pertama pelaporan yaitu berkonsultasi dengan petugas sentra pelayanan kepolisian Polda Metro, jika tahap konsultasi selesai maka hari ini juga akan dibuat laporan polisi,” katanya.

“Kami menyerukan kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan di luar hukum menyikapi video tersebut. Kita selesaikan masalah ini secara baik-baik dengan menempuh jalur hukum yaitu melapor ke Kepolisian. Masyarakat tidak perlu resah karena Indonesia adalah negara hukum dan setiap bentuk pelanggaran hukum harus ditindak. Yang terpenting kita semua harus menjaga kerukunan beragama,” tandasnya.

Sementara itu, Fify Lety Indra mengaku sudah meminta maaf atas ucapannya pada saat di persidangan ke-5, Selasa (10/1/2017) lalu. Permintaan maaf ini disampaikan atas niatan Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) akan melaporkannya ke Polda Metro Jaya.

Dalam keterangan persnya kepada wartawan, adik Koh Ahok ini mengaku percaya bahwa Al-Quran diturunkan oleh Tuhan sebagai pedoman hidup manusia. “Kalau ada perkataan saya yang menggebu-gebu sehingga salah kata menyampaikan, maka saya sebagai manusia yang penuh salah, memohon maaf,” kata Fify, Jakarta, Kamis (12/1/2017).[tb]

Comment

Rekomendasi Berita