by

Lestarikan Budaya Betawi, Beksi Kembang Janur Beri Penghargaan Kepada Para Pelatih

Beksi Kembang Janur beri pnghargaan kepad para pelatih.[Nana/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, DEPOK – Dalam rangka mempererat tali silaturahim antara murid dengan guru dan diantara Cabang Beksi Kembang Janur menggelar acara Latihan Gabungan. Acara  yang dibarengi dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dihadiri oleh para praktisi Silat Beksi Maen Pukulan Betawi. 
Kegiatan yang dilaksanakan pada Ahad (17/12/2017)  di Komplek BPK V Gandul, Cinere Depok berlangsung dengan tampilan murid-murid BKJ dari masing-masing cabang. 
Beksi Kembang Janur diambil dari nama kembang (janur) yang dalam pengertiannya diharapkan berkembang dan tetap eksis di budaya khususnya Maen Pukulan Betawi. “Kata orang kalo udah masang Janur berarti memulai sesuatu yang baru.”kata Jaya.
“BKJ sebelumnya bernama Saung Beksi Gandul sekitar tahun 2008. Untuk memperluas pengembangan Padepokan Silat Beksi Kembang Janur, maka pada tanggal 9 September 2017 dikukuhkan menjadi nama yang baru.” Ujar Bang Jaya, sang pembina BKJ. 
Bang Jaya memberikan penghargaan kepada para pelatih Cabang Beksi Kembang Janur di sela kegiatan, sebagai ungkapan terima kasih dan apresiasi kepada pelatih atas kebersamaan dan kontribusi kepada BKJ. 
Padepokan Beksi Kembang Janur mengembangkan kreatifitas Seni Budaya Betawi tidak hanya silat, melainkan Palang Pintu merupakan pengembangan kesenian, Hadroh dan Gambang Kromong. 
Ketua BKJ, Adi Surya menambahkan selain mengembangkan tradisi maen pukulan Betawi di wilayah BKJ juga sudah masuk ke sekolah. 
Keinginan dan harapan besar agar Beksi Kembang Janur dapat berkontribusi dan memberikan pelatihan kepada generasi muda khususnya, agar Maen Pukulan Betawi tetap lestari seiiring dengan kemajuan teknologi saat ini. 
Acara yang di mulai pukul 13.00 Wib hingga Pukul 16.00 Wib menghadirkan penceramah Ustadzah Farah Sani Syafitri.
“Sebagai praktisi maen pukulan Betawi harus berimbang antara Agama dan Budaya. Murid-murid diharapkan menjadi muda-mudi yang beradab, intelek dalam mengedepankan masyarakat yang berbudaya namun santun dalam kehidupan sosial,” Ujar Fikri sebagai Wakil Ketua BKJ. 
Beksi memiliki kembangan jurus diantara nya Kembangan Gandeng, Kembangan Gedig, Kembangan Tancep, Jurus Toya. Beksi Kembang Janur yang berangkat dari Petukangan oleh guru besar Kong Noer ini dirintis dengan nama baru, harapan baru dan semangat baru. Beksi Kembang Janur sudah memiliki 5 Cabang Latihan yaitu BKJ Krukut, BKJ Gandul, BKJ SDN 03, BKJ Pangkalan Jati, dan berpusat di BKJ Cimanggis, Depok. 
“Semoga para Pelatih dan murid-murid Beksi Kembang Janur terus berkarya dan berprestasi membawa manfaat untuk semua, Maen Pukulan Betawi harus terus dilestarikan baik aliran Beksi, Cingkrig dan lainnya agar tidak hilang seiring perkembangan jaman.” Tambah Fikri.
“Kali Semanan udah banyak limbah. Banyak buaya pada musnah. Jaman boleh berubah Tapi seni budaya jangan berubah.” Imbuh Bang Jaya menutup wawancara.[Nana]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − 13 =

Rekomendasi Berita