by

Mahasiswa Papua Intan Jaya Gelar Aksi Di Kemendagri

Mahasiswa Papua saat aksi di kememdagri.[Harto/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Sejak tahun 2008 hingga 2017 selama Bupati Terpilih Natalis Yabuni dan Yan Roberts yang telah mengabaikan SDM (Sumber Daya Manusia ) baik Sarjana maupun Pasca Sarjana. Banyak lulusan Sarjana maupun magister yang menjadi tuan Rumah Kabupaten Intan Jaya. Ada ratusan jumlah kami. 
Jhony Kobogau sebagai putra daerah hari ini, Senin (4/9/2017) menggelar aksi di kemendagri, Jalan Merdeka Timur,  Jakarta Pusat. Dalam aksinya itu, mereka  membakar ijasahnya sebagai putra daerah lulusan Sarjana dn tidak menerima putusan MK tanggal 29 September 2016.
Jhony adalah lulusan Universitas Mercu-buana S1 Fak. Ekonomi S2. Universitas Sarjanawiyata Taman-Siswa Jogjakarta Fak. Ekonomi.
Natalis Yabuni dan Yan Robert UNRAS di Kantor DPP PDI Perjuangan dan Kantor KPK RI Jl. Kuningan Persada Jakarata selatan oleh Persatuan Seluruh Masyarakat Kabupaten Intan Jaya-Papua, Penanggung jawab Jhony Kobogau
Aksi menyikapi putusan sidang Mahkamah Konstitusi pada tanggal 29 Agustus 2017 terkait PHP Kab. Intan Jaya Provinsi Papua, PAM kantor keuangan dan Asset Daerah, Kantor Pendidikan dan kebudayaan, kantor Satpol PP.
Mahasiswa Kabupaten Intan Jaya Melakujan Aksi Robek Ijasah terhadap pengangguran SDM Intan Jaya Dan Keputusan MK No. 54/PHP-BUP-XV/2017.Mahasiswa Kabupaten Intan Jaya Melakukan Aksi Robek Ijasah terhadap pengangguran SDM Intan Jaya dan Menolak Keputusan MK No. 54/ PHP- BUP- XV/2017.Jakarta, Senin tgl.4 – 9- 2017. Jhoni Kobogau, ungkapnya.(hrt)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + 18 =

Rekomendasi Berita