by

Memaknai ‘Gagal’ dengan Cara yang Berbeda

Ilustrasi:radarindonesianews.com
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Pernah kecewa karena satu hal? cinta, karier atau cita-cita yang
ingin kamu capai. Hmm, tentu rasanya menyakitkan bahkan bisa membuang
selera makanmu. Membuat tidur kamu tidak tenang dan merasa semua tidak
baik-baik saja. Gagal itu menyedihkan, tapi bukan berarti harus setiap
waktu untuk disesali. Semua orang sepakat bahwa kegagalan adalah pil
pahit yang suka atau tidak suka harus ditelan.

Mungkin
kamu akan duduk terdiam di kursimu, menangisi semuanya dan mungkin
menyalahkan orang lain dan berharap semua kembali berjalan sesuai dengan
rencana yang kamu inginkan. Tapi percayalah kegagalan tidak akan pernah
menjadi baik-baik saja hanya dengan merutukinya atau menangisinya. Jika
memang menangis dapat membuat kamu merasa lebih baik, tidak mengapa
kamu melakukannya. Ada pepatah mengatakan, menangis memanusiakan
manusia.
Jika kamu sudah cukup
menangis, maka saatnya mengevaluasi apa yang sudah kamu lakukan untuk
mencapai tujuanmu. Sudah cukup keraskah usahamu? Sudahkah kamu berusaha
dengan sepenuh hati agar usahamu tidak gagal. Atau jangan-jangan selama
ini kamu mengerjakannya hanya setengah hati. Ladies, mengutip pendapat
orang bijak kegagalan adalah sukses yang tertunda. Pernah membayangkan
jika usaha kamu yang tidak seberapa itu sekali jalan langsung berhasil.
Bisa dijamin, kamu akan malas-malasan untuk bekerja lebih keras.
Masih
ingat dengan novel Harry Potter yang legendaris itu? J.K Rowling
ditolak banyak penerbit sebelum akhirnya novel debutnya diterima
penerbit. Berkat keyakinan J.K Rowling akan karyanya tersebut maka
akhirnya kamu bisa membaca cerita tentang petualangan Harry Potter. Coba
bayangkan jika J.K Rowling menyerah tidak mengirimkan karyanya ke
penerbit lain, setelah penolakan pertamanya maka selamanya J.K Rowling
tidak pernah sehebat ini. Dunia tidak akan pernah mengenalnya, sebagai
penulis hebat.
Jika kamu percaya
setiap kesuksesan memiliki jalannya sendiri maka tidak ada salahnya jika
kamu pun percaya bahwa kegagalan pun memiliki cerita tersendiri. Gagal
tidak akan membuat kamu menjadi pecundang. Seorang pecundang adalah
orang yang tidak mau berjuang hanya karena satu kegagalan.
Begitu
pun soal cinta. Berapa kali pun kamu patah hati, kamu akan terus
memulai kembali untuk jatuh cinta. Karena kamu percaya, di akhir
perjuanganmu kamu akan menemukan seseorang yang tepat. Jadi, mengapa
kamu takut untuk gagal? So, maknai kegagalanmu dengan cara yang berbeda
mulai hari ini. [vem]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 1 =

Rekomendasi Berita