by

Meretas Bibit Atlet Indonesia Melalui IYOS

Ketua Umum IYOS, Yefi Triaji saat konferensi pers.[Gofur/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Prestasi atlet Indonesia kian merosot hal ini perlu perhatian dan upaya yang lebih baik untuk melahirkan bibit baru dengan model coaching dan parenting yang lebih menekankan sisi edukatif. Hal ini diungkapkan Ketua Umum IYOS, Yefi Triaji dalam konferensi pers, Rabu (16/12), di Gedung POPKI, Cibubur, Jakarta Timur.

IYOS (Indonesian Youth and Sport) merupakan wadah kompetisi untuk mendapatkan bibit bibit baru di bidang olah raga yang akan digelar di PP-PON, Cibubur pada 18-23 Desember 2015. Dalam perhelatan tersebut akan dikompetisikan 8 cabang olah raga antara lain; Taekwondo, Sepakbola, Handball, Futsal, Binaraga, Panahan, Karate dan Basket.

Yefi menjelaskan bahwa di IYOS, yang menjadi sasaran utamanya bukan pada kompetisi tetapi lebih kepada persoalan edukasi. IYOS lanjutnya, juga merupakan sarana belajar bagi peserta untuk menguasai teknik olahraga dan sikap yang berujung pada penumbuhan rasa cinta terhadap olahraga itu sendiri.


Dalam kesempatan yang sama, Yefi mengatakan bahwa tidak hanya peserta yang mendapat pembinaan namun orangtua dan pelatih pun diberikan nilai nilai edukasi bagaimana membimbing para calon atlet itu sendiri.

“Selama ini orangtua maupun pelatih masih kurang tepat dalam mengasuh mereka, bahkan terkesan para calon atlet itu dibiarkan mencari tahu sendiri bagaimana berkompetisi atau membangun sikap sebagai atet yang berprestasi.” Ujar Yefi di hadapan wartawan.


Unuk tujuan sosialisasi IYOS ini, Yefi berharap ke depan, pers dapat membantu dan memainkan peran pentingnya sebagai sumber informasi bagi masyarakat.

“Saya berharap melalui pers dapat membantu memperkenalkan IYOS sehingga untuk ke depan dapat diikuti oleh cabor lain.” Imbuhnya.[GF]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 + nine =

Rekomendasi Berita