Pelantikan DMI DKI, Pramono dan JK Dorong Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan

Berita791 Views

RADARINDONESIANEWS. COM, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri pelantikan Pengurus Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta periode 2025–2030 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Rabu (11/2/2026). Kepengurusan baru itu diketuai KH Ma’mun Al Ayubi.

Dalam sambutannya, Pramono mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menyebut pelantikan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat peran masjid, bukan hanya sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai pusat pendidikan dan pemberdayaan umat.

“Masjid harus menjadi pusat pendidikan serta pemberdayaan umat yang memberi manfaat luas bagi masyarakat. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan keikhlasan,” ujar Pramono.

Menurut dia, masjid dan jemaah memiliki kekuatan moral serta sosial yang besar. Di tengah transformasi Jakarta menuju kota global, masjid dinilai dapat menjadi benteng ketahanan sosial.

Pembangunan Jakarta, kata dia, tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan ketahanan sosial dan spiritual warga.

Pramono juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung penguatan fungsi masjid melalui Program Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI). Ia meminta pengurus DMI DKI Jakarta ikut memantau pelaksanaan BOTI agar tepat sasaran.

“BOTI harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan profesional agar benar-benar bermanfaat bagi imam, marbot, guru ngaji, hingga petugas pemulasaraan jenazah,” katanya.

Ketua Umum Pengurus Pusat DMI Jusuf Kalla yang turut hadir menekankan peran strategis masjid dalam menjawab persoalan sosial kemasyarakatan. Menurut dia, masjid harus menjadi pusat pemberdayaan sekaligus penjaga persatuan umat.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah. Masjid juga harus membangun masyarakat, menjaga lingkungan, dan memelihara persatuan,” ujar Jusuf Kalla.

Ia menambahkan, masjid perlu bersikap inklusif dan tidak membeda-bedakan latar belakang suku maupun golongan. JK juga mengingatkan agar penggunaan pengeras suara, khususnya di wilayah perkotaan, dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan agar tidak mengganggu lingkungan sekitar.

Selain itu, ia mendorong pengurus masjid untuk berinovasi dalam pemberdayaan ekonomi umat, termasuk mengembangkan unit usaha yang dapat membuka lapangan kerja bagi warga sekitar.

Masjid, kata dia, juga dapat difungsikan sebagai tempat penampungan sementara saat terjadi kondisi darurat atau bencana.

Pelantikan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta, tokoh masyarakat, serta alim ulama.

Ketua DMI DKI Jakarta KH Ma’mun Al Ayubi menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak dan berharap kepengurusan baru dapat memberi manfaat yang lebih luas bagi umat.[]

Comment

Rekomendasi Berita