RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Gedung SMA Labschool Ciracas di Jalan H. Baping, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (16/7). Peresmian gedung seluas sekitar 9.800 meter persegi yang dilengkapi fasilitas pembelajaran modern itu menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperkuat kualitas pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju Jakarta sebagai kota global.
Pramono mengatakan, peningkatan kualitas sarana pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pendidikan Sumber Setia Berkah, jajaran SMA Labschool Ciracas, serta seluruh pihak yang berkolaborasi mewujudkan pembangunan gedung tersebut.
Menjelang usia lima abad Jakarta, kata Pramono, pembangunan kota tidak hanya difokuskan pada infrastruktur dan penguatan daya saing ekonomi, tetapi juga pada penciptaan talenta-talenta muda yang akan melanjutkan pembangunan di masa depan.
Menurutnya, pendidikan merupakan investasi paling strategis untuk melahirkan generasi yang berkarakter, kreatif, adaptif, dan siap menghadapi berbagai perubahan zaman.
Pramono menilai kehadiran Gedung SMA Labschool Ciracas akan semakin memperkuat ekosistem pendidikan di Jakarta sekaligus mendukung peningkatan mutu pembelajaran.
Komitmen tersebut, lanjutnya, juga diwujudkan melalui berbagai program pendidikan, antara lain penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus kepada 707.477 peserta didik, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) bagi 15.825 mahasiswa, serta Program Pemutihan Ijazah yang pada Tahap I Tahun 2026 telah membantu 2.026 peserta didik melalui kerja sama dengan Baznas (Bazis) DKI Jakarta.
Ia mengatakan Program Pemutihan Ijazah hadir untuk membantu warga kurang mampu yang ijazahnya masih tertahan karena kendala administrasi maupun biaya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bersama Baznas (Bazis), mengambil alih penyelesaian seluruh kewajiban administrasi dan keuangan agar para lulusan dapat kembali memanfaatkan ijazah mereka.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengungkapkan bahwa cakupan bantuan KJMU kini diperluas hingga jenjang magister (S2) dan doktor (S3). Mulai 2027, Pemprov DKI Jakarta akan meluncurkan program beasiswa yang dikelola secara mandiri dengan skema serupa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Pada tahap awal, program tersebut ditargetkan memberangkatkan sekitar 50 hingga 75 mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik dunia.
Program diprioritaskan bagi warga ber-KTP Jakarta yang telah diterima di perguruan tinggi bereputasi, khususnya dari keluarga kurang mampu.
Pramono menegaskan, penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci agar Jakarta mampu mempertahankan perannya sebagai motor perekonomian nasional. Saat ini, Jakarta berkontribusi sekitar 16,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,59 persen.
Karena itu, menurutnya, peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.
Ia berharap gedung baru SMA Labschool Ciracas dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang belajar sekaligus tempat membentuk karakter, kreativitas, kepemimpinan, serta semangat kebangsaan para peserta didik.
Pramono juga berpesan kepada seluruh siswa agar terus semangat belajar, mengembangkan prestasi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berintegritas serta memiliki daya saing global.
“Kalian adalah calon pemimpin, inovator, dan penggerak masa depan Jakarta,” Imbuh Pramono.[]









Comment