RADARINDONESIANEWS.COM, AMBON – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku menggelar Workshop Optimalisasi Pemanfaatan Platform Informasi Digital (PID) dalam Pembelajaran secara daring melalui Zoom, Rabu (15/72026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung transformasi pendidikan.
Workshop diikuti hampir 100 peserta dari berbagai daerah di Provinsi Maluku. Kegiatan menghadirkan Kepala BPMP Provinsi Maluku Dr. La Mansur, Deputi Direktur Administrasi SEAQIL Dr. Misbah Fikrianto, M.M., M.Si., M.Pd., serta CEO Rumah Edukasi Digital Setyohadi Wiratmoko sebagai narasumber.
Kepala BPMP Provinsi Maluku Dr. La Mansur mengatakan transformasi pendidikan membutuhkan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak.
Menurut dia, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran hanya dapat berjalan optimal apabila didukung peningkatan kapasitas pendidik dan kerja sama antarlembaga.
Ia berharap para narasumber dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada peserta sehingga mampu memperkuat implementasi pembelajaran berbasis teknologi di Maluku.
Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi awal kolaborasi berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pendidikan di provinsi itu.
Pada sesi materi, Deputi Direktur Administrasi SEAQIL Dr. Misbah Fikrianto memaparkan pentingnya penerapan teknologi pendidikan sebagai strategi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik.
Menurut Misbah, teknologi tidak lagi sekadar berfungsi sebagai alat bantu, melainkan telah menjadi bagian penting dari proses pembelajaran. Karena itu, kemampuan guru memanfaatkan teknologi menjadi salah satu faktor yang menentukan peningkatan kualitas pendidikan.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan literasi abad ke-21, terutama literasi data dan literasi teknologi. Kedua kompetensi tersebut dinilai menjadi bekal penting bagi pendidik maupun peserta didik dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin digital.
Sementara itu, CEO Rumah Edukasi Digital Setyohadi Wiratmoko membawakan materi mengenai pemanfaatan papan interaktif digital sebagai media pembelajaran.
Ia menjelaskan perangkat tersebut dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif, dan menarik bagi peserta didik.
Menurut Setyohadi, pesatnya perkembangan industri kreatif dan multimedia membuka peluang bagi guru untuk menyajikan berbagai bentuk materi pembelajaran, mulai dari animasi, video edukasi, simulasi hingga media interaktif yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar.
Workshop berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti antusias oleh para peserta. Berbagai pengalaman, tantangan, dan praktik baik dalam penerapan pembelajaran digital turut dibagikan selama kegiatan.
Melalui workshop ini, BPMP Provinsi Maluku berharap kolaborasi antara pemerintah, akademisi, praktisi, dan tenaga pendidik semakin kuat sehingga dapat mempercepat transformasi pendidikan sekaligus mewujudkan pembelajaran yang berkualitas, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21.[]









Comment