by

Pinta : Persalinan Berjalan Tenang Dan Nyaman Dengan JKN-KIS

 

RADARINDONESIANEWS.COM, GUNUNGSITOLI – Kelahiran adalah moment penting dan paling dinantikan oleh seorang ibu. Namun seiring jalannya waktu, memasuki bulan kelahiran rasa penasaran, bahagia, dan takut bercampur menjadi satu. Kegelisahan ini juga dirasakan oleh seorang wanita bernama Pinta Niscahya Harefa, saat menanti kelahiran putra pertamanya.

“Bagi saya, melahirkan adalah momen pertaruhan nyawa seorang ibu demi kelahiran baru dan semangat yang baru di dunia. Semua ibu, pasti akan rela bertaruh nyawa demi kelahiran anaknya. Sembilan bulan lamanya mengandung dan merawatnya, bukti nyata bahwa seorang ibu sudah jatuh cinta kepada janinnya, bahkan sebelum pandangan pertama,” tuturnya Senin (8/6).

Wanita berusia 24 tahun ini membagikan pengalamannya melahirkan dengan Program JKN-KIS di RSUD Gunungsitoli Kabupaten Nias. Dalam penuturannya, dirinya mencerikan tidak ada keraguan menggunakan JKN-KIS saat bersalin. Profesinya sebagai perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Gunungsitoli, membuat dirinya yakin untuk bersalin dengan menggunakan Program JKN-KIS.

“Tidak perlu ragu apalagi takut menggunakan KIS saat berobat ke rumah sakit. Selama tunduk dengan regulasi dan prosedur yang telah ditetapkan, maka pelayanan yang dibutuhkan akan diberikan secara komprehensif dan baik. Selama 3 tahun menjalani profesi sebagai perawat dan merawat pasien JKN-KIS di RSUD Gunungsitoli, membuat diri saya yakin untuk bersalin dengan menggunakn KIS,” lanjutnya.

Pinta menjelaskan, tidak ada biaya tambahan yang harus ia dan suaminya bayarkan saat mendapatkan persalinan di RSUD Gunungsitoli. Menurutnya selama pasien mengikuti alur pelayanan dan mengikuti ketentuan yang berlaku, maka peserta akan diberikan pelayanan sesuai dengan ketentuan.

“Selama mengandung (hamil) saya menjalani pemeriksaan secara rutin sesuai dengan anjuran dokter. Hasil yang didapat dari pemeriksaan tersebut ditangani dengan baik oleh tim medis sesuai dengan indikasi medis. Kondisi medis ini jugalah yang membuat saya harus mejalani porses persalinan dengan cara operasi sesar. Tetapi yang melegakan bagi saya adalah seluruh biaya dibayarkan oleh Program JKN-KIS, persalinan juga berjalan tenang dan nyaman. Tidak ada biaya tambahan yang harus saya bayarkan, ini karena saya mengikuti prosedur pelayanan,” terangnya.

Setelah kelahiran putra pertamanya, dirinya mengaku sebagai peserta JKN-KIS yang baik, ia dan keluarga wajib mendaftarkan anaknya menjadi peserta JKN-KIS.

“Yang membuat saya kagum dengan pelayanan JKN-KIS di Kantor BPJS Kesehatan adalah, pengawasan yang ketat dan tepat. Tidak ada kendala yang kami temui saat mengurus pendaftaran kepesertaan putra kami. Protokoler keamaanan dijalankan dengan baik dan waktu layanan yang singkat membuat rasa aman,” pujinya.

Diakhir wawancara, Pinta menyampaikan pesan dan harapan agar masyarakat lebih peduli dengan kebijakan pelayanan JKN-KIS, sehingga tidak terkendala saat mendapatkan pelayanan kesehatan difasilitas kesehatan.

“Tidak ada yang ribet dan tidak ada yang sulit, selama kita mau mencari tahu. Yang menjadi masalah, saat kita tidak mau tahu dengan kebijakan pelayanannya padahal kita sangat membutuhkan jaminan kesehatan ini. Bagi saya, jangan sampai saat sakit, kita masih harus memikirkan biaya pengobatan. Untuk itulah negara hadir memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat, lewat Program JKN-KIS,” tutupnya.

Reporter : Albert

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen + thirteen =

Rekomendasi Berita