by

PW RMI Jawa Timur Rekomendasikan Program PDF

RADARINDONESIANEWS.COM, KEDIRI – Dalam
Rapat Koordinasi Pimpinan Wilayah Rabithah Maahid Islamiyyah (PW RMI) Jawa
Timur, di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Jombangan, Pare Kediri 30/01/16
menghasilkan beberapa rekomendasi. Ketua PW RMI Jawa Timur, KH. Reza Ahmad
Zahid ketika di temui setelah kegiatan Rakorwil menjelaskan bahwa, RMI Jawa
Timur pada tahun 2016 ini Pesantren harus mampu dan wajib menangkal virus-virus
radikal yang tujuannya memecah belah umat. RMI sebagai wadah assosiasi pondok
pesantren akan melakukan road show dan silaturahim  ke seluruh kab kota di jawa timur. PW RMI
Jatim  mendorong kepada segenap pengurus
RMI Cabang di kota ataupun kabupaten se jawa timur untuk ikut mensosialisasikan
program-program pemerintah, khususnya dibidang pendidikan, seperti program
Pendidikan Diniyah Formal (PDF).

“Dalam
rangka merealisasikan hasil Rakorwil Rabithah Maahid Islamiyyah (PW RMI) Jawa
Timur, RMI yang juga sebagai wadah assosiasi pondok pesantren di wilayah Jawa
Timur, pada tahun 2016 ini akan melakukan roadshow bakti sosial kesehatan dan
silaturrohim ke masyarakat. Hal ini bertujuan sebagai wujud kepedulian
pesantren demi terciptanya masyarakat yang sehat. Beberapa kota yang akan kami
kunjungi dalam masa 2016 dimulai dari kediri, banyuwangi, trenggalek, ponorogo,
madiun, jember, dan beberapa kota lainnya” papar Gus Reza sapaan akrab dari Putra
Almarhun KH Imam Yahya Makhrus Aly, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.

Selain
dari rekomendasi tersebut, Pimpinan Wilayah Rabithah Maahid Islamiyyah (PW RMI)
Jawa Timur RMI Jatim akan bekerjasama dengan beberapa instansi terkait dalam
bidang Pendidikan dan lingkungan hidup.

“Pimpinan
Wilayah Rabithah Maahid Islamiyyah (PW RMI) bersama sama dengan beberapa
instansi  terkait akan melakukan
penanaman pohon di berbagai daerah di jawa timur sebagai wujud citra
penghijauan untuk negara ini. Selain itu, RMI juga mendorong kepada segenap
pengurus RMI Cabang, baik kota ataupun kabupaten se jawa timur untuk ikut
mensosialisasikan program-program pemerintah. Khusus bidang pendidikan, seperti
program Pendidikan Diniyah Formal (PDF) adalah salah satu program pendidikan
yang bercorak khas pondok pesantren dan diakui oleh pemerintah. Segenap
pengurus cabang RMI bersepakat untuk menggelorakan kembali gerakan nasional Ayo
Mondok dan mengajak masyarakat untuk mengirim putra-putrinya ke pondok
pesantren yang berhaluan ahlus sunnah wal jama’ah an nahdliyah. Sehingga dengan
demikian akan tercipta generasi bangsa yang berakhlaqul karimah dan cinta damai”
jelas Gus Reza.

Sementara
itu KH. Misbahul Munir Syamsuddin, Pengasuh Pondok Miftahul Ulum yang juga
menjabat sebagai Ketua PC RMI Kabupaten Kediri menambahkan bahwa dalam Rakorwil
Rabithah Maahid Islamiyyah (PW RMI) Jawa Timur juga merekomendasikan agar RMI
terlibat aktif dalam bidang Kesehatan.  

“PW
RMI Jawa Timur akan melakukan roadshow bakti sosial kesehatan yang diawali dari
Pondok Pesantren Miftahul Ulum Jombangan. Pare Kediri .  Alhamdulillah seperti hari ini dalam acara
Bakti Sosial Kesehatan banyak sekali masyarakat yang menerima manfaatnya,
misalnya dalam Sunatan masal di ikuti oleh 37 anak dan yang ikut dalam
pengobatan gratis 721 orang, “ jelas Gus Munir.

Gus
Munir menambahkan hal ini menunjukkan bahwa RMI sebagai assosiasi pondok
pesantren juga di butuhkan oleh masyarakat umum tidak hanya pada sector pendidikan
agama tapi juga dalam bidang-bidang lainnya. Kami juga sangat bersyukur dan
berterima kasih kepada Djarum Foundation dan Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku
(YBSI) yang mensupport RMI dalam kegiatan Bakti Sosial Kesehatan, mudah-mudahan
kerjasama ini bisa berlanjut terus demi mewujudkan masyarakat yang sehat,
cerdas dan berakhlaqul karimah, “pungkas Gus Munir. (Opick)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + 1 =

Rekomendasi Berita