by

Jakarta Butuh Gubernur Yang Santun Dan Bisa Bergaul

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – DKI Jakarta membutuhkan pemimpin yang
santun dan bisa bergaul dengan warganya tanpa mesti berkata kasar
mengajak warga Jakarta berpartisipasi sama sama membangun kota Jakarta.

“Sosok
Gubernur yang bersahabat dengan warganya mulai dari kalangan masyarakat kecil hingga warga Jakarta kalangan atas sangat dibutuhkan oleh warga
kota Jakarta. Dan itu ada pada sosok Sandiaga Uno. – Risma.” ujar
Koordinator Kaum Perempuan Peduli, Evelin Tan melalui keterangan pers singkatnya di akarta, Sabtu (6/8).
Masyarakat
kota Jakarta yang tergabung dan berasimilasi dari para pedatang dari
luar Jakarta tentu saja memiliki adat istiadat yang sama yaitu
mengedepankan sebuah kesantunan dalam berkomunikasi dan bergaul.
“Pemimpin Jakarta yang paling dibutuhkan warga Jakarta adalah Pemimpin
yang mampu berkomunikasi dengan warganya tanpa harus ada kata-kata kasar seperti yang dipertontonkan oleh Ahok pada setiap warga Jakarta,”
sambung Evelyn Tan menambahkan.
Evelin pun
mengutarakan dan mencontohkan terkait beberapa kali peristiwa yang pernah
terjadi yaitu  konflik Ahok dengan Kepala
Sekolah yang dipecat Ahok, masih ingat wanita yang dituduh maling Uang
Kartu Jakarta Pintar, serta masih ingat ketika Ahok memarahi pengusaha
hotel yang menuntut keadilan karena tidak mampu membayar pajak akibat
hunian hotel yang sepi, masih ingat ketika seorang Ibu tua yang menjadi
pedagang kaki lima di monas diseret oleh satpol PP tanpa pri 
kemanusiaan sekalipun ibu tua itu salah dalam berdagang, masih ingat
dengan warga kampung pulo yang digusur seenaknya oleh Ahok, lalu
kemudian juga warga pasar ikan. 
“Sekalipun
mereka dikatakan menempati lahan milik negara, tapi mereka sudah puluhan
tahun di sana. Tidak pantas untuk diperlakukan tanpa kemanusiaan oleh
pemda DKI Jakarta yang dipimpin Ahok,” ungkap Ketua Kaum Perempuan Peduli
Jakarta lagi.
Kemudian lebih lanjut, Evelin
menyampaikan, “Nah tentu saja ini menjadi catatan bagi Kaum Perempuan
Peduli Jakarta untuk menghimbau warga Jakarta lebih cerdas dalam memilih pemimpin Jakarta pada tahun 2017
nanti,” cetusnya mempertegas pandangannya.
Soalnya,
menurut Koordinator Kaum Perempuan Peduli Jakarta, bahmpir 5
tahun pemerintah Ahok yang meneruskan Jokowi nampak tidak ada satupun
program yang konkrit yang bisa dinikmati oleh warga Jakarta.”Ini perlu
menjadi catatan bersama untuk tidak lagi kita jatuhkan pilihan kita pada
Ahok.Ingat, memilih hanya sekali dalam 5 tahun tapi 5 tahun akan
dirasakan bersama oleh warga Jakarta,” imbuhnya.
“Karena
itu Kaum Perempuan Peduli Jakarta mengajak kaum wanita untuk sadar
tidak lagi memilih Ahok untuk melanjutkan kepemimpinanya di Jakarta,”
jelasnya.
“Caranya dengan mengawasi semua
proses pilgub hingga perhitungan suara. Jangan sampai Ahok yang tidak
ingin cuti bisa melakukan kecurangan kecurangan nanti,” pungkasnya.[Nicholas]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten − eight =

Rekomendasi Berita