Rakernas I Srikandi: Musuh PP Adalah Pinjaman Reformasi Dan Perubahan Amandemen

Berita1795 Views
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Pada hari Sabtu, 03 Maret 2018, Pukul 16.00 s.d 19.30 Wib, bertempat di Hotel Aston, Jl. T.B. Simatupang, Jakarta Selatan, berlangsung Rakernas I Srikandi Pemuda Pancasila, dari Dewan Pimpinan Nasional Srikandi Pemuda Pancasila, dihadiri ± 550 orang, Pimpinan Hj. Sarimaya.
Dalam acara tersebut, tampak hadir Zulkifli Hasan, Ketua MPR, Fery Julianto dari Partai Gerindra, Bambang Susatyo, Ketua DPR RI, Yapto Suryo Sumarno Ketua Umum Pemuda Pancasila, Said Amin Ketua Dewan Pemuda Pancasila Kalimantan Timur, Rahmawati Sukarno Putri, Mutia Hatta dan Camelia Malik.
Hj.Novita Wijanyanti,SE, MM memberikan laporan acara Rakernas Srikandi Pemuda Pancasila, dalam laporannya Novita mengatakan,” Bahwa Rakernas ini dihadiri oleh 550 Kader Srikandi dari seluruh Indonesia mudah mudahan dapat menghasilkan keputusan penting dalam perkembangan Srikandi ke depan. Dalam Rakernas Srikandi Pemuda Pancasila mengambil Tema Wanita sebagai guru utama bangsa,” ujarnya.
Menurut Novita, bahwa merefleksikan kondisi saat ini bicara peradaban manusia, bahwa wanita punya peran penting. Ada pernyataan dari Presiden Soekarno saat itu, bahwa wanita adalah tiang negara apabila dia baik baiklah suatu negara sebaliknya, ini menjadi menarik bahwa wanita mempunyai peranan yang vital. Baik pembentuk peradaban maupun tiang.
“Kita semua tau pokok perjuangan adalah melahirkan kader perempuan kader yang konsisten menjaga kehidupan berbangsa dan Negara. Pengembangan untuk peningkatan kesejahteraan Srikandi pemuda Pancasila, Bapak Yapto dan Bapak Said amin serta Bapak, Ibu, Saudara sekalian yang telah memberikan bantuan moril maupun materil, “ tegas Novita.
Sementara itu, Hj Sarimaya, SE, selaku Ketua Umum Srikandi Pemuda Pancasila dalam sambutannya mengatakan,“ Saya berharap, dimanapun Srikandi PP berada, maka mereka harus memiliki sifat layaknya sirup. Apa sifat sirup, bahwa sirup disamping memberikan warna, sirup juga memberikan rasa agar eksistensi Srikandi PP dapat dirasakan kehadirannya melalui program-program sosial yang dibutuhkan oleh lingkungannya. Rakernas ini, menjadi pertemuan Nasional, setelah pengurus DPN Srikandi PP Periode 2015-2020 terbentuk pada Mei 2015 silam. Alhamdulillaahirabbil’alamin, semua peserta dapat berkumpul di Jakarta, dalam rangka memenuhi panggilan sejarah,” ujar Sarimaya.
Lebih lanjut Sarimaya menambahkan,”Dalam rangka memenuhi panggilan Ibu Pertiwi untuk turut menegakkan ideologi Bangsa, Ideologi Negara, dan ideologi kita semua, yakni Pancasila, Anggota, Disampaikan sampai hari minggu mendatang, peserta akan menggodok banyak Program, hingga penutupannya. Ormas Pemuda Pancasila, agar secara riil, akan terus menerus menjadi suri tauladan di manapun berada. Bahkan, menjadi sosok-sosok utama di setiap posisi, dan menjadi pemecah persoalan Bangsa, dimanapun Srikandi Pemuda Pancasila berada. Srikandi Pemuda Pancasila akan menjadi bagian strategis dari para pembangun bangsa Indonesia, para pendekar, dan pelopor pembangunan wanita Indonesia, intinya akan menjadi guru utama, bagi semua insan Srikandi Pemuda Pancasila, dan Srikandi Indonesia pada umumnya,” harap Hj.Sarimaya.
Dalam kesempatan tersebut H. Yapto Suryo Sumarno, selaku Ketua Umum Pemuda Pancasila pun mengatakan,”Pertama buat rakernas DPR dan MPR hadir ini karena ingin ada Pilpres atau karena yang mengundang wanita wanita. Wanita itu tiangnya negara dan bangsa, guru itu bukan pengajar, tapi orang yang bisa jadi panutan, Wanita adalah panutan. Karena sesungguhnya semua orang itu lahir dari wanita. Sekolah ada tempat pendidikan utama namun yang pertama adalah ibunya. Pemuda Pancasila bukan di bentuk karena politik semata. Kita dilahirkan karena panggilan sejarah. Sehingga dikuatkan organisasi lainnya Muhammadiyah ansor. Srikandi Pemuda Pancasila tugas menjaga mengamalkan Pancasila dan UUD 1945. Musuh bangsa kita kebosanan kemiskinan pencurian dan korupsi itu semua musuh bangsa. Musuh pemuda Pancasila adalah pinjaman reformasi dan terjadinya perubahan amandemen. Itu merupakan daya juang. Saya bangga pada partai baru yang ingin mengembalikan filosofi bangsa, Pancasila dan UUD 1945.
Ini rakernas, yang harus dilakukan pertama melakukan konsolidasi program yang sudah di putuskan pada munas lalu. Telah terbentuk 32 DPW. Diliat Srikandi kita ada MPW/ MPO ranting atau anak ranting. Dari Sabang sampe marauke punya masalah yang berbeda dalam yang berbeda, “ bangga Yapto Suryo Sumarno.

Comment