Siti Rahmah: Muslimah High Class

Berita1374 Views
Siti Rahmah
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA  – Nich khusus buat kamu, iya kamu muslimah sejati yang ingin memiliki grade menjadi muslimah high class. Artikel ini akan memberikan kriteria dan panduan supaya kamu bisa meraih grade tersebut. Muslimah adalah sebutan untuk seorang wanita yang beragama Islam. 
Seorang mulimah adalah yang benar-benar mengamalkan segala tuntutan agama sebagaimana yang digariskan oleh Al Quran dan As Sunnah. Bukan hanya sekedar mengucapkan dua kalimah syahadah sebagai bukti keislamannya. Tapi lebih dari itu seorang muslimah adalah dia yang mampu  menjadikan Islam sebagai pandangan hidup.
Seperti pengertian diatas, tentu kata muslimah bukan sekedar sebutan ya dear. Namun kata ini hanya mampu disandang oleh seorang  wanita yang berserah diri kepada Allah. Berserah diri memiliki makna yang mendalam lho, artinya dia yang senantiasa tawakal kepada Allah.
Imam al-Ghazali merumuskan definisi tawakkal sebagai berikut, “Tawakkal ialah menyandarkan kepada Allah swt tatkala menghadapi suatu kepentingan, bersandar kepadaNya dalam waktu kesukaran, teguh hati tatkala ditimpa bencana disertai jiwa yang tenang dan hati yang tenteram.”
Nah bagaimana kamu sudah masuk dalam level  ini kan? Pasti sudah, yuk kita naikan lagi levelnya. Naik jadi apa nich? Level berikutnya adalah menjadi mukminah.
Seperti apa sich seorang mukminah ini? Kriteria apa saja yang bisa membuatmu menjadi seorang mukminah. Mukminah adalah sebutan untuk wanita  yang benar-benar beriman dan mengamalkan ajaran Islam sepenuhnya serta mengabdikan diri kepada Allah swt. 
Mukminah itu seorang wanita yang beriman. Dia yang menjaga solatnya, menjaga pergaulannya, menjaga pandangannya dan mampu menjaga diri. Memiliki pengetahuan tentang agama Islam. Maka dengan mengamalkan pengetahuannya  itu, ia akan terhindar dari murka Allah swt. Kesimpulannya setiap mukminah itu pasti seorang muslimah tetapi tidak setiap muslimah itu mukminah. Jadi sebutan muslimah itu bersifat umum sedangkan sebutan mukminah itu khusus.
Level berikutnya yang bisa kamu raih adalah level wanita sebagai hamlud dakwah (pengemban dakwah). Level ini adalah porsi paling tinggi menjadi seorang muslimah. Karena ketika dia mengambil peran sebagai pengemban dakwah atau sebagai aktivis dakwah, maka pada saat itu dia sudah mampu menyempurnakan seluruh kewajibannya. Kegiatan dakwah ini adalah kegiatan mulia, bukti cinta yang agung terhadap sesama manusia. Selain karena kewajiban dakwah juga bukti kepedulian terhadap sesama.
Seorang sahabat dan saudara seiman tidak akan rela membiarkan saudara yang lainnya terperosok kedalam kemaksiatan. Sehingga panggilan cintanya mengharuskan dia terjun kemedan juang untuk menyebarkan kasih sayang, menuntun manusia menuju jalan rabbNya. Mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya Islam. 
Aktivitas mengemban dakwah dan menyeru manusia kepada jalan rabb, tentu tidak mudah. Butuh perjuangan, kesabaran dan pengorbanan. Sebagaimana yang pernah dialami Baginda Nabi Muhammad Saw dalam perjuangannya. Tuduhan keji, fitnah, penyiksaan bahkan sampai pemboikotan pernah dialami Rasululloh beserta para sahabat. Tidak terkecuali oleh shohabiyyah.
Seperti dikisahkan dalam goresan tinta emas sejarah. Bagaimana sosok muslimah yang sampai pada level high class, dia muslimah yang juga mukminah, yang mampu meningkatkan levelnya dengan mengambil peran lebih strategis. Yaitu sebagai pejuang Islam. Bukan hanya aktivitas dakwah yang dilakukannya tapi berjuang bersama Rasululloh di Medan perang. Dialah Ummu Imarah, seorang pejuang yang terjun dalam Medan tempur di perang Uhud untuk melindungi  Rasululloh.
Tentu perjuangannya di Medan tempur ini membutuhkan pengorbanan. Ummu Imarah tidak segan-segan untuk mengorbankan nyawanya demi melindungi Rasululloh. Sayatan pedang dan tombak berkali-kali mengenai tubuhnya, pakaiannya sobek, darah pun mengucur dari tubuhnya. Sampai pakaian yang dikenakannya berubah menjadi warna merah, karena terkena darah. Sehingga dengan itu Ummu Imarah digelari dengan sebutan hamroul Asad (singa merah). Atas semua perjuangannya itu Allah mengabarkan surga untuk Ummu Imarah.
Begitulah kisah wanita yang memiliki level high class. Dia bukan hanya sekedar muslimah tapi juga mukminah yang siap mengabdikan hidupnya dalam perjuangan menyampaikan kebenaran, menyampaikan dakwah sebagai bukti cintanya untuk sesama manusia. Bagaiman dengan kamu, di level manakah kamu?[]

Comment