by

SK Mutasi Guru CPNS Dinilai Prematur, Awang Bantah Dugaan KKN

Awang (Dinas Pendidikan Depok)
RADARINDONESIANEWS.COM, DEPOK – “Saya siap dimutasi di mana saja tapi jangan dijorogin dan itu saya merasa dizolimidan lagi saya kan masih CPNS belum PNS mengapa sudah ada SK mutasi untuk saya sendiri?” kata salah satu Guru K2 CPNS dari 13 CPNS.
Saya lihat, lanjutnya, mutasi ini bukan kebutuhan tapi atas permintaan dua Guru Seniah dan Erni kepada Kepsek, namun permitaan dua Guru itu langsung direspon, apa yang salah pada diri saya kata nya seakan bertanya pada diri sendiri, menurut sumber lain mutasi ini ada kaitan dengan adanya dugaan ”kkn” sebesar 5 juta yang mengalir di sana ?. 
Terkait isu KKN 5 juta yang sudah merebak ini, Awang nampak kebakaran jenggot dan dengan tegas dia membatah.
“Jauh sebelum ini isu KKN 5 juta itu sudah terdengan ke mana mana, namun hal itu silahkan buktikan kepada siapa mereka memberikan uang atau melalui siapa, dan saya akan tuntut balik.”  tegas Awang yang merasa arah isu tersebut seakan menuju kepadanya.
Awang juga mengaku memang ada dua guru dan usulan Kepsek Andi, namun usulan itu hanya melalui lisan, tidak tertulis tentu tidak ditanggapinya.
“Jadi mutasi itu bukan karna usulan,” tegasnya. Saat ditanya soal Kepsek kemungkinan bisa dimutasi, dengan geram Awang menjawab bukan hanya dimutasi .
Di tempat terpisah Andi selaku UPTD di SDN Cipayung 01 mengatakan bahwa dirinya tidak membntah adanya adanya usulan mutasi tersebut.
“Sebelumnya saya memang menerima usulan dari dua guru dan usulan itu saya sampaikan kepada pak Awang, namun masalah uang 5 juta demi Allah saya tidak menerima,” terang Andi.
Di tempat yang sama dua guru tersebut juga mengaku kalau mereka yang mengusulkan. “Saya salah dan saya minta maaf,” kata Saniah yang nampak ada penyesalan di wajahnya .
Terkait isu KKN 5 juta yang sudah merebak kemana mana ini, Awang datangi SDN Cipayung 01 dan menggelar pertemuan dengan semua guru,  Sabtu (20/4/2019). Dalam pertemuan tersebut, Awang ingin mendapatkan penjelasan dan ingin mengetahui siapa yang menyebarkan isu tersebut namun tak satu guru pun yang bersedia mengaku.
“Saya minta persoalan ini klir sampai di sini dan jangan muncul di lain hari.”Tegas Awang dalam pertemuan tersebut.(Angie/Moer )

Comment

Rekomendasi Berita