by

SmartFren Curang, Potong Pulsa Meskipun Pelanggan Miliki Kuota Internet

Saldo pulsa milik TF setelah terpotog karena pemakaian internet dengan kuota yang tersedia.[Dok/radarindonesianews.com]

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA –  Salah seorang konsumen Smartfren berinisial TF yang tinggal di sebuah apartemen Latumenten, Jakarta Barat merasa dirugikan oleh pihak Smartfren lantaran pulsa miliknya terpakai alias terpotong saat akses internet padahal dirinya mengaku jelas-jelas memiliki kuota internet. Hal ini dikatakan TF kepada radarindonesianews.com, Kamis (12/4/2018). TF memperlihatkan jumlah kuota 264,84 MB yang masih berlaku dan cukup untuk mengakses internet tanpa harus memakai pulsa kartu selular.

Menurut TF, pada 8 April 2018, dirinya kaget setelah melihat saldo pulsa yang masih sebesar 499.000 tiba-tiba berkurang menjadi 478.000. Hal ini langsung ditanyakan ke pihak Customer Care Advisor Smartfren atas nama Imam.

TF mengaku bahwa potongan terjadi dua kali. Pertama sebesar 15.000 dan yang kedua 6000. TF langsung menghubungi pihak Smartfren, mempertanyakan perihal tersebut. Dari pihak Smartfren kemudian memeriksa nomer pelanggan atas nama TF dan meminta TF untuk merefresh kembali jumlah sisa pulsa atau saldo. TF pun mengikuti perintah dari pihak Customer Care Advisor untuk melakukan refresh dan saldo berubah menjadi 484.886. Ini berarti ada pengembalian pulsa sebesar 6.886 dari 21000 pulsa yang telah dipotong Smartfren dan masih tersisa 14.114 pulsa yang belum dikembalikan.

Menjawab pertanyaan TF mengenai potongan pulsa tersebut, Imam yang mewakili Customer Care Advisor Smartfren itu mengatakan, “Setelah kami cek ada pemotongan untuk akses internet. Kami cek masih ada kuota bonus memang seharusnya masih menggunakan kuota untuk akses internet. Terkait hal ini kami bantu kordinasikan buatkan laporan ke tim terkait kami untuk dicek lebih lanjut.”
Namun ketika didesak TF mengenai menguapnya sejumlah pulsa kartu selular atas nama TF, pihak Customer Care Advisor hanya mengatkan bahwa penggunaan tarif sudah valid karena ada penggunaan data multi akses meskipun sebagai konsumen, TF masih memiliki bonus dan sisa kuota internet sebesar 264,84 MB yang masih berlaku.
TF berharap apa yang dilakukannya ini juga dilakukan oleh para konsumen lain yang dirugikan dan jangan berdiam diri mengingat pemakai atau konsumen Smartfren cukup besar di pasar Indonesia.
“Konsumen yang mengalami hal yang kurang lebih sama, jangan hanya berdiam diri   apabila hak nya sebagai konsumen dirugikan.” Ujar TF
TF menambahkan, kerugian yang dialaminya seorang diri memang tidak seberapa tapi kalau ini terjadi kepada semua pelanggan Smartfren yang sudah mencapai angka 4 juta betapa besar kerugian konsumen. Untuk menyelesaikan persoalan ini, TF berharap bisa bertemu langsung kepada pihak Smartfren.[GF]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen − 10 =

Rekomendasi Berita