SMK-PP Negeri Saree Gelar In House Training Pembelajaran Mendalam Dukung Program SMK Pusat Keunggulan 2025

Aceh, Daerah365 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, ACEH — SMK-PP Negeri Saree menggelar kegiatan In House Training (IHT) Pembelajaran Mendalam bagi guru, laboran, dan instruktur lapangan di Aula Kampus 1, Rabu (29/10/2025).

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mendukung pelaksanaan Program SMK Pusat Keunggulan (SMK-PK) 2025 yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi skema Pembelajaran Mendalam yang diterima SMK-PP Negeri Saree sebagai sekolah pelaksana Program SMK-PK.

Sebelumnya, sekolah telah mengadakan sarasehan pembelajaran mendalam pada 23 Oktober lalu sebagai pembuka rangkaian kegiatan peningkatan kompetensi tersebut.

Dua narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh, yakni Dr. Herliana, M.Pd dan Drh. Ratna Yulia, M.Ed, dihadirkan untuk memberikan materi dan pendampingan. Keduanya dikenal berpengalaman dalam bidang inovasi pembelajaran dan pengembangan kurikulum pendidikan.

Kepala SMK-PP Negeri Saree, Muhammad Amin, SP., MP, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan ini bagi penguatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan.

“Melalui IHT ini, para pendidik akan belajar bagaimana merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran dengan pendekatan mendalam secara detail dan praktis. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah,” ujarnya.

Selama pelatihan, para narasumber menyampaikan materi melalui paparan teori, diskusi interaktif, berbagi praktik baik, hingga praktik langsung.

Peserta didorong untuk merancang model pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kurikulum, tetapi juga pada pembentukan karakter, kemandirian, serta keterampilan abad ke-21 sesuai dengan 8 Dimensi Profil Lulusan dan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi tanya jawab dan penyusunan rancangan proyek pembelajaran.

Selain guru dari SMK-PP Negeri Saree, kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan guru dari SUPM Negeri Ladong, lembaga pendidikan vokasi perikanan di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Pada sesi lanjutan, narasumber membahas strategi integrasi pembelajaran mendalam ke dalam skema Teaching Factory sebagai bagian dari transformasi pendidikan vokasi.

Guru diajak memahami bagaimana mengarahkan peserta didik pada tujuan pembelajaran berbasis Taksonomi Bloom dan Taksonomi Dave, serta menerapkan metode kontekstual seperti simulasi industri, proyek kolaboratif, dan studi kasus.

Selain itu, para narasumber menekankan pentingnya suasana belajar yang menyenangkan dan reflektif melalui jurnal, diskusi kelompok, serta apresiasi terhadap karya siswa.

Pendekatan Pembelajaran Mendalam diterapkan melalui tiga fase utama, yakni Memahami, Mengaplikasi, dan Merefleksi.

Dengan penerapan konsep ini, siswa diharapkan mampu meningkatkan kompetensinya agar siap menghadapi dunia kerja, melanjutkan pendidikan, maupun berwirausaha (BMW).

Kegiatan IHT ini menjadi bukti komitmen SMK-PP Negeri Saree dalam memperkuat peran guru dan tenaga kependidikan sekaligus mendukung keberhasilan Program SMK Pusat Keunggulan 2025 di Aceh.[]

Comment