Songsong Muktamar XXIII Al Washliyah, Perwakilan Inggris dan AS Pastikan Hadir

Nasional42 Views

RADAR INDONESIANEWS.COM, JAKARTA- – Pengurus Perwakilan Luar Negeri (PPLN) Al Washliyah dari Inggris dan Amerika Serikat memastikan kehadiran mereka dalam Muktamar XXIII Al Washliyah yang akan berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, pada 7–10 Juli 2026 atau bertepatan dengan 22–25 Muharam 1448 Hijriah.

Ketua PPLN Al Washliyah Inggris, Dra. Hj. Afrahul Fadhillah, M.A., mengatakan hasil pertemuan pengurus di London telah menetapkan sejumlah delegasi yang akan menghadiri forum musyawarah tertinggi Al Jam’iyatul Washliyah tersebut. Mereka adalah Afrahul Fadhillah, Carolina Mutia, Susiwaty, dan Endang Sulistiawaty.

Menurut Afrahul, antusiasme pengurus dan warga Al Washliyah di Inggris untuk mengikuti Muktamar XXIII Al Washliyah maupun Muktamar Muslimat Al Washliyah cukup tinggi. Namun, jumlah peserta yang dapat hadir harus menyesuaikan ketentuan panitia nasional.

“Semangat mengikuti muktamar sangat tinggi. Namun, panitia telah membatasi jumlah peserta sehingga pengurus luar negeri harus menyesuaikan dengan surat edaran yang telah diterbitkan,” ujar Afrahul, Sabtu, 30 Mei 2026.

Selain delegasi dari Inggris, PPLN Al Washliyah Amerika Serikat juga akan mengirimkan perwakilan ke Jakarta. Dua nama yang tercatat sebagai peserta adalah Ida Irmayani, B.Sc., dan Zuraini, B.A.

Sementara itu, PPLN Al Washliyah Malaysia tidak hanya mengirimkan peserta muktamar, tetapi juga akan membawa rombongan Orkes Gambus Noor El Sabah yang dipimpin Ketua PPLN Malaysia, Datuk Haji Jalidar Abd Rahim. Kelompok musik tersebut dijadwalkan tampil untuk memeriahkan malam pembukaan Muktamar XXIII Al Washliyah.

Berdasarkan data Sekretariat Pengurus Besar Al Washliyah di Jakarta, hingga saat ini organisasi tersebut telah memiliki perwakilan luar negeri di Inggris/Eropa, Mesir, Brunei Darussalam, Thailand, Yaman, Malaysia, Maroko, Suriah, Belanda, Jepang, Amerika Serikat, dan India. Setiap perwakilan diharapkan mengirimkan satu delegasi sebagai peserta muktamar.

Di dalam negeri, Al Washliyah telah memiliki kepengurusan di 38 provinsi dan 254 kabupaten/kota. Organisasi ini juga membawahi tujuh organisasi bagian, 704 lembaga pendidikan dasar dan menengah, 10 perguruan tinggi, sejumlah lembaga usaha, BPRS Al Washliyah, Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Al Washliyah, Laznas Alzis, Al Washliyah Wakaf Center, Al Washliyah Mualaf Center, Koperasi Jasa Attijarah, serta sembilan unit panti asuhan atau Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).

Muktamar XXIII Al Washliyah menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penentuan arah gerak Al Washliyah untuk periode kepengurusan berikutnya.[]

Comment