![]() |
| Wakil Bupati Nias, Arosokhi Waruwu, SH., MH saat membuka secara resmi Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Kabupaten Nias Tahun 2017.[Rinur/radarindonesianews.com] |
RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Wakil Bupai Nias Arosokhi Waruwu, SH., MH buka secara resmi Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Kabupaten Nias Tahun 2017 bertempat di Balai Pertemuan Traning Center RSUD Gunungsitoli, Kamis (27/07)
Wakil Bupati Nias, pada bimbingan dan arahannya menyampaikan bahwa pelaksanaan rapat kerja kesehatan, merupakan moment penting dan bermanfaat karena kegiatan ini salah satu forum komunikasi dan konsultasi dan koordinasi serta sinkronisasi antara berbagai sektor program terkait, serta stakeholders yang berperan serta dalam pembangunan kesehatan.
Menurut Arosokhi Waruwu, kesehatan selain karunia Tuhan yang tak ternilai harganya, juga merupakan hak dasar setiap manusia, karena pembangunan kesehatan adalah, hal yang tidak terpisahkan dari pembangunan masyarakat secara keseluruhan, selain ada dua faktor mendasar lainnya, yaitu pendidikan dan ekonomi sebagai indeks pembangunan sumber daya manusia.
Berdasarkan amanat undang-undang nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan bahwa, pembangunan kesehatan harus ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi dalam membangun sumber daya manusia.
Wakil bupati lebih lanjut, bahwa pada perinsipnya, Pemerintah Kabupaten Nias menaruh perhatian tinggi akan kesehatan, sekaligus berupaya dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan yang komprehensif dan bermutu, dengan tujuan dapat menghapuskan disparitas antar wilayah dan kelompok masyarakat, dan antar sosial-ekonomi, sehingga terwujud masyarakat Nias sehat, maju, mandiri dan sejahtera.
Mengakhiri penyampaiannya, Wakil Bupati Nias mengharapkan beberapa hal penting pada pelaksanaan Rakerkesda ini, yaitu : agar Rakerkesda ini dapat menghasilkan rumusan yang mampu mendorong meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terlebih kontribusi dalam pencapaian target RPJMD 2016-2021 dan renstra sektor kesehatan.
Selain itu, juga diharapkan agar seluruh sektor terkait untuk dapat berperan aktif dalam pembangunan kesehatan dalam upaya peningkatan akses dan mutu pelayanan, serta agar seluruh jajaran kesehatan, meningkatakan kreatifitas, inovatif, sinergitas, koordinasi serta disiplin dan kinerja sehingga harapan pembangunan kesehatan dapat tercapai secara optimal.
Pada acara Rakerkesda tersebut, turut hadir Staf Ahli Bupati Nias, Kadis Kesehatan, Direktur RSUD Gunungsitoli, Sekretaris Dinas P2KB-P2A, para Camat, Kepala Puskesmas dan Pustu, serta para Dokter dan beberapa hadiri lainnya. (Rinus)










Comment