![]() |
| Wakil Bupati Nias, Arosokhi Waruwu,SH, MH saat membuka secara resmi Pelaksanaan pencanangan bulan deteksi dini kanker serviks dalam rangka HUT BPJS Kesehatan ke-49.[Rinus/radarindonesianews.com] |
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli Rudhi Suksmawan Hardhiko pada penyampaiannya, bahwa kegiatan ini dilaksanakan di seluruh Indonesia, dan di wilayah Kepulauan Nias, juga kagiatan serupa dilaksanakan di masing-masing Puskesmas yang dimulai dari tanggal 13 s/d 31 Juli 2017, khususnya bagi kaum wanita yang peduli akan kesehatan rahimnya melalui pemeriksaan IVA untuk mencegah kanker leher rahim dimana tidak dikenakan biaya (gratis) hanya cukup dengan membawa kartu JKN-KIS yang masih aktif.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias, Marthin L Harefa pada sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli, atas kepercayaan yang diberikan dengan di pusatkannya pencanangan bulan deteksi dini kanker serviks di wilayah Kabupaten Nias khususnya Hiliweto Gido.
Kadis kesehatan lebih lanjut, kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nias khususnya kaum wanita yang aktif, kiranya menjauhkan rasa malu guna memeriksa kesehatannya melalui pemeriksaan IVA untuk mencegah kanker serviks itu sendiri.
Selanjutnya, Wakil Bupati Nias dalam arahan dan bimbingannya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-49 kepada BPJS Kesehatan sekaligus atas nama Pemerintah Kabupaten Nias menyambut baik pelaksanaan Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks dengan harapan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait upaya deteksi dini penyakit, khsusnya kanker serviks.
Menurut Wakil Bupati, berdasarkan data WHO, setiap tahun ribuan wanita meninggal karen kanker serviks yang menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian wanita dunia. Sementara di Indonesia pada data sistem informasi rumah sakit 2010, kanker tertinggi pada perempuan adalah kanker payudara yang mencapai 12.014 kasus dan kanker serviks sebanyak 5.349 kasus.
Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati Nias melalui Dinas Kesehatan beserta seluruh jajarannya untuk menindaklanjuti kegiatan deteksi dini kanker serviks di selurah wilayah Kabupaten Nias sekaligus melaksanakan sosialisasi pada masyarakat, tak tekecuali para Camat dan Tim Penggerak PKK untuk berperan aktif dalam berbagai hal termasuk pencegahannya.
Dalam acara pencanangan bulan deteksi dini kanker serviks tersebut, seusai menyampaikan arahan dan bimbingannya Wakil Bupati Nias bersama Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli dan Kadis Kesehatan Kabupaten Nias dan beberapa tokoh lainnya melakukan pengguntingan pita pertanda dimulainya kegiatan pencanangan dimaksud sekaligus melakukan pemotongan bolu dalam rangka HUT BPJS ke-49.
Sebelum dilaksanakannya pemeriksaan deteksi dini kanker serviks bagi kaum wanita, dr. Alexia melakukan sosialisasi singkat kepada kaum wanita yang berkesempatan hadir, bahwa kanker serviks cenderung mempengaruhi wanita yang aktif secara seksual yang pada tahap awal, biasanya tidak memiliki gejala. Sementara gejala yang paling umum ditemukan adalah terjadinya pendarahan pada vagina yang terjadi setalah berhubungan seks di luar masa menstruasi atau setelah monopause.
Dokter alexia lebih lanjut, mengenai faktor penyebab kanker serviks yang biasnya menyerang wanita yaitu: berhubungan badan dengan banyak orang, melahirkan banyak anak, menikah di usia muda (berhubungan badan di usia muda), merokok dan menggunakan kontrasepsi oral (pil KB) serta memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. (Rinus)













Comment