by

ACTA: Pembagian Sembako Berlangsung TSM

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Pembagian paket sembako dalam beberapa hari terakhir, begitu sering terjadi dan berlangsung di sejumlah sudut kota Jakarta. Padahal masyarakat kota Jakarta sedang tidak berada dalam musibah sehingga harus mendapat bantuan sosial berupa pembagian paket sembako.

Pembagian paket sembako ini sudah pasti terkait dengan gelaran Pemilukada DKI Jakarta putaran dua yang akan berlangsung Rabu (19/4/2017) esok. Ada ‘pesan khusus’ yang tersirat dari setiap paket sembako yang dibagikan kepada warga. Pesan khusus itu tentu saja terkait pemilihan suara (money politics).

Menanggapi hal ini, Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) menyebut kasus politik uang dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 merupakan yang terparah sepanjang sejarah pemilihan Gubernur DKI Jakarta yang dilakukan secara langsung. Hal itu dibuktikan dengan jumlah sembako yang dibagikan sangat banyak. 


“Dari segi kuantitas sembako yang dibagikan, menurut kami ini adalah kasus politik uang terparah sepanjang sejarah Pilgub DKI. Informasi yang kami dapatkan sembako tersebut diangkut dengan menggunakan truk yang artinya jumlahnya sangat banyak,” kata Ketua Dewan Penasihat ACTA, Hisar Tambunan di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (18/4/2017).

Hisar mengatakan, selama masa tenang pihaknya telah menangani kasus pembagian sembako di 13 wilayah berbeda yang merata di Jakarta. Dia juga menyebut praktek pembagian sembako ini terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). ACTA meminta penyelenggara pemilu memberikan saksi tegas terhadap pasangan calon yang terbukti melakukan politik uang.

“Selain sanksi pidana terhadap pelakunya, sanksi administratif juga bisa dikenakan kepada pasangan calon yaitu didiskualifikasi sebagai peserta Pilgub,” sambungnya. (has)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 1 =

Rekomendasi Berita