Alda Halimatu Sadiah: Rendahnya Kualitas Remaja

Berita1541 Views
 Alda Halimatu Sadiah
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Begitu banyak persoalan yang terjadi pada negeri ini, termasuk persoalan sexual, LGBT de el el. Semua persoalan itu belum terselesaikan sampai saat ini. Bahkan pemerintah seperti tak peduli dengan hal ini. Padahal semua itu perlahan dapat menghancurkan bangsa ini, karena akan menghilangnya generasi berkualitas tinggi.
Pada Juni 2018 Jumlah komulatif infeksi HIV/AIDS sebanyak 301.959 jiwa. Penderita HIV/AIDS ini datang dari kalangan pekerja seks komersial, homoseksual, pengguna narkoba suntik, transgander, dan pemuda yang berada di tahanan. 
“Dari total 87 Juta anak maksimal 18 tahun, tercatat ada 5,9 juta yang tercatat sebagai pecandu narkoba,” kata komisioner bidang kesehatan KPAI, Sitti Hikmawatty dalam konferensi pers di gedung KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/3/2018)
Semua itu adalah permasalahan negara yang harus diselesaikan. Jika tidak, maka remaja akan semakin terjerumus ke dalam lubang yang Salah, seperti sekualitas, LGBT, Narkoba dan lainya.
Namun sangat terasa aneh ketika ada para pejabat yang ingin menghidupkan racun-racun penghancur negara dengan ingin di sahkannya RUU PK-S. Dan sudah jelas RUU PK-S ini mengarah kepada sistem hidup liberal yang akan membuat para remaja tidak berpegang teguh pada aturan syariat.
Dan masihkah kita berharap kepada sistem sekarang agar remaja tetap berkualitas tinggi?
Tentu dengan banyaknya permasalahan remaja sistem saat ini sudah gagal menjaga kualitas para remaja. Dan hanya sistem Islamlah yang mampu menjaga kualitas para remaja. Dan orang tua maupun remaja itu sendiri harus semakin tersadar bahwa hanya dengan peraturan Islam kita bisa bangkit dari keterpurukan selama ini. Kembalilah pada Islam maka hidupmu akan berkualitas.[]

Penulis adalah mahasiswi Fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, Semester 4 Universitas Pamulang,.

Comment